Tim Putra SMAN 1 Busungbiu Kalahkan Jawara Tahun Lalu SMAN 1 Singaraja di Semifinal

KBRN, Singaraja : Sempat menjuarai Perbasi Buleleng Cup III pada 2018 lalu, tahun ini tim bola basket putra SMA Negeri 1 Singaraja harus mengakui kekuatan tim putra SMA Negeri 1 Busungbiu. Pada pertandingan babak semifinal Sabtu (7/12/2019) malam di GOR Bhuana Patra Singaraja, tim SMAN 1 Busungbiu kalahkan SMANSA Singaraja dengan skor ketat 48-46.

Pertandingan babak semifinal antara tim SMAN 1 Busungbiu dan SMANSA Singaraja berlangsung sangat seru dan menegangkan. Kedua tim saling mengejar poin, disambut sorak sorai dan pekikan yel-yel para pendukungnya.

Pelatih tim SMANSA Singaraja, Agus Sofyan mengakui persiapan tim mengahadapi event memang sangat kurang, akibat terbentur ujian sekolah. Menurut Agus pertandingan semifinal melawan tim SMAN 1 Busungbiu terasa sangat berat seperti babak final.

“Game hari ini seolah-olah auranya seperti final, karena tim yang kita lawan itu tim yang diandalkan di final. Persiapan kita pun kurang, karena sebelum event anak-anak ada ujian sekolah, jadi kita persiapannya cuma lima hari. Hari ini pemain Busungbiu sangat bagus sekali, dengan postur tubuh yang minim mereka bisa memanfaatkan kecepatannya,” ungkap Agus Sofyan.

Meskipun kalah tahun ini, pelatih Agus Sofyan tetap memberikan semangat dan motivasi kepada anak asuhnya serta akan mengupayakan persiapan minimal 3 bulan sebelum mengikuti event.

Sementara itu pelatih tim SMAN 1 Busungbiu, Bayu Julio mengaku timnya telah belajar dari kekalahannya melawan tim SMAN 1 Seririt, Jumat (6/12/2019) sehingga mampu mengalahkan tim SMAN 1 Singaraja yang cukup tangguh sebagai juara tahun lalu dan siap kembali berhadapan dengan tim Seririt pada babak final, Minggu (8/12/2019) sore.

“Kemarin kita lawan Seririt, besok sepertinya kembali lawan Seririt. Tetapi belajar dari kekalahan kita kemarin kalah dengan Seririt, kalahnya krusial bener-bener aktif. Besok kita akan coba strategi lagi untuk lawan,” ungkap Bayu.

“Kami termasuk beruntung tadi, diakhir SMANSA Singaraja mulai mengejar akhirnya bisa menang satu bola, kita saling balas. Sebenarnya kemarin mati-matian biar bisa ketemu Taruna Mandara, mau nyari aman, tapi malah ketemu SMANSA. SMANSA ini tim paling berat bagi saya, saya berharap ketemu dia di final, tapi ketemu di semifinal, dia tim yang kuat, punya big man dua, pemain saya kecil-kecil, kita kalah postur tapi astungkara teknik sama stamina kita lebih bagus,” imbuhnya.

Selanjutnya pada hari terakhir, Minggu (8/12/2019) akan berlangsung partai final mulai pukul 15.00 Wita akan berhadapan tim bola basket putri SMAN 1 Seririt melawan SMK Surya Medika Singaraja dilanjutkan final tim putra pada pukul 18.00 Wita, SMAN 1 Busungbiu berhadapan dengan SMAN 1 Seririt.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00