Kegiatan Hari Radio Terbatas Ditengah Pandemi

Pelepasan balon ke udara tandai pembukaan rangkaian kegiatan Hari Radio Tahun 2020
Kepsta IA Evi Handayani menerima Piala Bergilir untuk diperebutkan kembali

KBRN, Singaraja: Hari Radio yang diperingati setiap tanggal 11 September menjadi momentum kebanggaan bagi angkasawan angkasawati Radio Republik Indonesia (RRI) di seluruh Tanah Air. Betapa tidak, memasuki usia ke-75 RRI tetap eksis mengudara.

Mengawali rangkaian kegiatan Hari Radio Tahun 2020, Selasa (11/8/2020) pagi dilaksanakan upacara pembukaan yang ditandai dengan pelepasan balon ke udara. Pada kegiatan yang dilaksanakan di Pemancar Kalibukbuk tersebut, Kepala Stasiun menerima piala bergilir dari Kasi Siaran sebagai juara umum tahun lalu, selanjutnya diserahkan kepada Ketua Panitia untuk diperebutkan kembali.

Ketua Panitia Hari Radio Tahun 2020, Made Winingsih dalam laporannya menyampaikan, agenda kegiatan selama beberapa pekan kedepan lebih banyak diisi berbagai kegiatan dan lomba intern. Akibat pandemi, perayaan Hari Radio kali ini dilaksanakan tanpa melibatkan fans RRI, pemerhati, dan pensiunan maupun masyarakat umum, seperti tahun-tahun sebelumnya. Sementara agenda utama Hari Radio tetap dilaksanakan yakni bhakti sosial, ziarah di Taman Makam Pahlawan Curastana Singaraja, apel bendera dan Penyulutan Obor Tri Prasetya RRI pada 11 September mendatang.

“Situasi sekarang belum mengijinkan menggelar kegiatan melibatkan orang banyak seperti tahun-tahun sebelumnya. Karena adanya pandemi corona, panitia mengemas acara sesederhana mungkin, hanya melibatkan internal RRI Singaraja. Namun tidak mengurangi makna dari peringatan yang kita laksanakan,” ungkapnya.

Sementara Kepala RRI Singaraja, Ida Ayu Evi Handayani sebelum membuka secara resmi kegiatan Hari Radio Tahun 2020 dalam sambutannya menyampaikan, perayaan Hari Radio ditengah pandemi merupakan momentum untuk merekatkan rasa kekeluargaan dan gotong royong sesama angkasawan.

Tak hanya itu, Evi Handayani juga memotivasi seluruh angkasawan angkasawati RRI Singaraja untuk berlomba dan berkreasi mengasah inovasi agar RRI tetap eksis sebagai media layanan publik di Bali Utara.

“Kedepan kita abdikan pemikiran untuk lembaga, munculkan inovasi-inovasi unggul untuk membesarkan RRI. Dalam kesempatan ini saya mengajak untuk semuanya guyub dan kompak,” ajaknya.

Upacara pembukaan kegiatan Hari Radio ke-75 dirangkaikan dengan jalan santai menyusuri Pantai Lovina, senam aerobik serta ramah tamah, diikuti seluruh angkasawan angkasawati LPP RRI Singaraja, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00