Latihan Bersama KSR PMI, Relawan Diharapkan Mampu Kuasai Keterampilan Penanganan Kegawatdaruratan

KBRN, Singaraja: Sebanyak 50 orang peserta gabungan dari KSR berbagai unit mengikuti latihan bersama (Latber) KSR PMI Kabupaten Buleleng di Pos Badan SAR Nasional (Basarnas) Buleleng di desa Patas, Kecamatan Gerokgak, Sabtu (2/7/2022).

Kegiatan diadakan setiap satu tahun sekali ini dilakukan guna menamkan jiwa kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Selain itu, Latber dapat menumbuhkan dan memperkuat keterampilan dalam penanganan bencana yang mungkin terjadi di masyarakat.

Wakil Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra yang juga selaku Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buleleng, mengharapkan Korps Sukarela (KSR) PMI Buleleng menguasai keterampilan kegawatdaruratan. Utamanya dalam menolong masyarakat korban kebencanaan.

"Pengetahuan dan kerampilan dalam penanganan kegawatdaruratan  ini penting. Dalam pelaksanaan tugas mereka, menjadi abdi menolong sesama," ucapnya.

Dalam latber ini, KSR PMI Buleleng akan mempelajari materi tali temali repling, serta pencarian dan perolongan (search and rescue). Kedua materi ini, termasuk materi yang berisiko.

Sutjidra mengharapkan seluruh peserta latber untuk betul-betul memperhatikan arahan pelatih dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sehingga ketrampilan yang diajarkan bisa dipahami betul dan diimplementasikan dalam tugas ke depan.

Sementara itu, Ketua Panitia Latber Nivia Marlina menjelaskan bahwa kegiatan semacam ini mampu mencetak relawan menjadi bertanggungjawab, tangguh dan bisa diandalkan oleh masyarakat

Selain pelatihan repling di Pos Basarnas Patas, peserta akan menerima materi pencarian dan pertolongan air di Pelabuhan Celukan Bawang. Dengan seluruh materi latber, Marlina mengharapkan seluruh peserta bisa menjadi relawan yang semakin tangguh.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar