“Startup Rudaya-Connect The Art”, Mahasiswa Undiksha Raih Juara I di Ajang Expo

Tim Sifors yang meraih juara I dalam ajang expo tingkat nasional.

KBRN, Singaraja: Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha di tingkat nasional. Prestasi tersebut dipersembahkan tim Sifors Unggul dari ajang Expo Pekan Ilmiah Mahasiswa (EPIM) 2021 yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Jember, 16 September 2021. Tim yang terdiri atas Irfan Walhidayah, Fachradina Yuniar, dan I Gede Anggie Suardika Arpin meraih juara I dalam kategori lomba bisnis TIK.

Tim ini menampilkan sebuah karya Startup Rudaya-Connect The Art yang merupakan aplikasi berbasis mobile yang dapat menghubungkan antara pencari jasa seni dengan para seniman tradisional di Indonesia. Ketua tim, Irfan Walhidayah menjelaskan karya tersebut dirancang secara khusus untuk para pecinta seni dan kebudayaan yang ada di seluruh Indonesia dengan berbagai fitur yang mudah digunakan. “Tampilannya modern dan elegan serta dilengkapi berbagai fitur yang dapat memudahkan para pemakainya,” jelasnya, Senin (20/9/2021).

Mahasiswa asal Medan, Sumatera Utara ini menjelaskan latar belakang dibuatnya karya tersebut tidak terlepas dari keanekaragaman budaya yang dimiliki Indonesia yang kemudian melahirkan para seniman tradisional dengan berbagai keahlian, sehingga dipandang perlu untuk dibantu melalui sebuah aplikasi. “Dari kebudayaan itu muncul seniman-seniman tradisional dari berbagai kategori keahlian, dengan kemajuan teknologi maka sudah sepatutnya generasi yang melek teknologi membantu memperkenalkan seniman seniman tradisional di Indonesia melalui sebuah aplikasi,” terangnya.

Karya tersebut memiliki beberapa keunggulan, diantaranya mudah diakses, media jembatan antar seniman tradisional di seluruh Indonesia, media penghubung antara pencari jasa seni tradisional dengan seniman tradisional, serta inovasi tersebut dapat meningkatkan kualitas kesenian Indonesia. Hal ini yang menjadi salah satu pengantar untuk meraih prestasi.

Sebagai mahasiswa program studi sistem informasi tentunya mendorong mahasiswa kelahiran tahun 1999 ini untuk bisa mengikuti lomba tersebut bersama timnya dalam rangka mengimplementasikan teori yang didapatkannya. “Pada program studi sistem informasi di Undiksha mengadopsi mata kuliahtTechnopreneurship yang di dalamnya membahas tentang dunia start-up dan bagaimana membangun startup. Oleh karena itu saya dan tim sangat senang mengikuti lomba tersebut sebagai wujud dan implementasi dari teori-teori yang dipelajari di mata kuliah,” jelasnya.

Meskipun selama proses pembuatan karya menjumpai kesulitan untuk memanajemen waktu, namun akhirnya jerih payah yang dilakukan tim ini selama kurang lebih 1 bulan berhasil membuahkan hasil dan benar-benar membuat tim tersebut unggul dalam ajang tersebut. “Kita di tim harus bisa membagi waktu antara kerja praktik, mengikuti perlombaan dan juga mengikuti perkuliahan. Akhirnya kami sangat senang karena tim yang mengikuti event ini berasal dari kampus  yang keren-keren dan yang sudah besar namanya, dan pada kesempatan ini Undiksha atau tim kami diberikan kepercayaan untuk menjadi juara 1,” ungkap mahasiswa 22 tahun ini.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Hubungan Masyarakat Undiksha, Prof. Dr. I Wayan Suastra, M.Pd., memberikan apresiasi atas raihan prestasi ini. “Kami memberikan apresiasi atas capaian ini. Undiksha merasa bangga,” katanya. Selain tim ini, kedepan diharapkan prestasi dapat diraih lagi oleh mahasiswa lain dalam rangka meningkatkan daya saing diri maupun universitas.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00