Unik, Rumah Dusun Sasak Sade Wajib Dilumuri Kotoran Kerbau

Amaq Rahman, Penduduk Dusun Sasak Sade
Aktivitas Masyarakat Setempat

KBRN, Singaraja: Jalan jalan ke Pulau Lombok belum lengkap bila tidak mengunjungi Dusun Sasak Sade. Berlokasi di daerah Rembitan, Kecamatan Puju, Lombok Tengah, memiliki luas 2 hektare lebih.

Dusun suku sasak tradisional Sade berasal dari kata “usade” yang berarti obat atau kesadaran. Dengan berjumlah 150 Kepala Keluarga, serta 700 jiwa tinggal di Sade.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, masyarakat suku Sasak di Dusun Sade masih sangat kental dengan adat istiadat dan tradisinya.

Salah satu tradisi unik di Dusun Sasak Sade yang masih dilakukan adalah dengan melumuri kotoran kerbau pada setiap rumah yang akan dibangun.

Seperti yang diungkapkan oleh masyarakat setempat, Amaq Rahman, jika tidak melakukan tradisi tersebut maka hajatan ritual belum dikatakan bersih.

"Tradisi suku sasak sade mengadakan pengepelan kotoran kerbau agar tidak berdebu, dan apabila mengadakan hajatan ritual belum dikatakan bersih jika belum melakukan pengepelan kotoran tersebut,” ungkapnya saat ditemui Selasa, 5/7/2022.

Meski terbilang sedikit menjijikan, penduduk Sasak Sade percaya, lantai yang dilumuri kotoran kerbau itu membuat rumah mereka menjadi lebih hangat, dijauhi nyamuk dan suci.

"Saat membangun rumah, maka tanah akan digali, taruh sekam padi, isi air kemudian diinjak sampai menyatu dikerjakan secara swadaya, setelah kental buat pondasi, isi batu dibecekin, ratakan pakai tangan dan selama 1 minggu setiap sore di pel dengan kotoran sapi, setelah kering baru disapu,” tambahnya.

Hal unik lainnya, rumah adat disini terbuat dari anyaman bambu dan alang-alang serta atapnya dibangun sedikit rendah dengan maksud setiap pengunjung masuk bisa sedikit menundukkan kepala, dimana memiliki makna agar tamu menghormati pemilik rumah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar