Tingkatkan Mutu Lulusan, Spensa Menjadi Barometer SMP Nasional

Pemerhati Pendidikan dari Provinsi Sulawesi Tengah melakukan kunjungan ke SMPN 1 Singaraja
Pemerhati Pendidikan dari Provinsi Sulawesi Tengah melakukan kunjungan ke SMPN 1 Singaraja

KBRN, Singaraja: Meningkatkan kwalitas dan kwantitas mutu lulusan setiap tahunnya, terlebih lagi saat pandemi Covid-19, SMP Negeri 1 Singaraja (Spensa) menjadi barometer Sekolah Menengah Pertama (SMP) di tingkat nasional. 

Mutu lulusan Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Singaraja di tengah pandemi Covid-19 terlebih lagi dengan penerapan Sistem Kredit Semester (SKS) menjadi perhatian secara khusus sejumlah sekolah dari beberapa daerah di Indonesia, bahkan SMP Negeri 1 Singaraja (Spensa) telah menjadi barometer dalam proses peningkatkan kwalitas dan kwantitas mutu lulusan anak didik. 

Hal itu terungkap, Selasa (15/6/2021) siang saat sejumlah Pemerhati Pendidikan dari Provinsi Sulawesi Tengah melakukan kunjungan yang dipimpin Rudi Richardo Rompas, bahkan diungkapkan memilih SMP Negeri 1 Singaraja karena telah memiliki kwalitas dan kwantitas yang berbeda dengan sekolah-sekolah yang sama di Indonesia, terlebih lagi dengan sejumlah terobosan yang telah dilakukan ditengah pandemi Covid-19.

“SMP Negeri 1 Singaraja ini, SMP Negeri tapi manajemennya internasional, kerena kwalitas mulai dari kepala sekolah, guru-guru ya, luar biasa dan dukungan dari orang tua murid sangat bagus dan manajemen yang diterapkan di sekolah ini saya dapat katakan patut dicontoh oleh sekolah-sekolah yang ada di indonesia, apa yang didapat saat ini kami terapkan di Sulawesi Tengah, kami akan balik lagi dengan kepala-kepala sekolah dulu,” ungkapnya.

Kepala SMP Negeri 1 Singaraja, Ni Putu Karnadhi mengungkapkan, kedatangan para pemerhati pendidikan dari Sulawesi Tengah itu untuk melihat sistem dan aplikasi yang diterapkan di sekolah sehingga mampu memberikan proses belajar mengajar dengan baik di tengah pandemi Covid-19. 

“Jadi kita kebetulan diminta itu untuk melibat aplikasi BEE, karena itu pembelajaran jarak jauh yang sangat menarik dilihat oleh hampir teman-teman se-indonesia karena kita punya youtube, punya FB yang ngelink dengan Kemdikbud, jadi mereka tertariknya disitu, disaat pandemipun SMP 1 masih tetap eksis untuk mutu, ketika orang-orang pada kendor dengan jaringan apaun masih bisa berbuat terbaik untuk generasi emas ini,” imbuhnya. 

Kedatangan pemerhati pendidikan dari Sulawesi Tengah juga langsung melihat proses aplikasi yang diterapkan kepada para peserta didik oleh para operator di SMP Negeri 1 Singaraja, bahkan para pemerhati pendidikan dari Sulteng tersebut ingin lebih jauh mengusung program yang dimiliki SMP nmegeri 1 Singaraja sehingga berencana akan datang kembali untuk belajar secara khusus berkaitan pengunaan aplikasi Buleleng Edukasi Expo (BEE) yang telah lama diterapkan di Spensa Singaraja.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00