Blayag Penglatan, Kuliner Khas Sobean Buleleng

Salah satu pedagang belayag khas Desa Pengelatan

KBRN, Singaraja : Eksistensi kuliner tradisional ditengah maraknya kuliner modern, makin tergerus. Namun tidak begitu halnya dengan Blayag Penglatan, salah satu kuliner tradisional khas Buleleng  yang juga sudah diakui sebagai produk “Sobean Buleleng” atau produk terbaik di Bali Utara.

Kuliner satu ini tetap mejadi primadona masyarakat Bali khususnya Buleleng. Keunikan rasanya khas dengan sajian terdiri dari blayag (sejenis ketupat berbentuk pipih), sayur urab, base (bumbu) kuning rambanan, sambel nyuh (kelapa) pedas, saur goreng dan taburan dari kacang kedelai renyah dan suwiran daging ayam menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta Blayag Penglatan.

Salah satu warga, Kadek (38) asal Kelurahan Banjar Jawa, Buleleng mengaku bahwa blayag khas Penglatan merupakan makanan wajibnya setiap hari.

“Blayag Pnglatan ini enak banget,paling beda banget rasanya bumbunya itu khas sekali. Hampir setiap hari kalau pulang kerja beli blayag. Kalau ga sempat, titip sama teman belinya,” ucapnya, Rabu (21/4/2021).

Di daerah asalnya, Desa Penglatan Kecamatan Buleleng, usaha Blayag ini banyak ditekuni ibu rumah tangga untuk menopang perekonomian keluarga. Salah satunya adalah I Gusti Ayu Ari Maharini (27) asal Penglatan yang membuka usahanya di Jalan Gajah Mada tepatnya sebelah barat SPBU. Ia mengaku telah berjualan Blayag Penglatan sejak bulan Desember lalu, melanjutkan usaha sang mertua yang sudah turun temurun.

Ibu dua anak ini mengaku sangat bersyukur omset penjualan Blayag Penglatan dalam sehari bisa mencapai hampir Rp500.000.

“Paling sehari kalau blayag saja bisa sampai lima ratus, bersyukur sudah termasuk banyak bisa nutup uang dapur dan bayar hutang,” ucapnya senang.

Ia berharap kedepan usahanya semakin lancar dan semakin banyak peminat makanan khas Buleleng ini.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00