Ditjenpas Pasang Strategi Back to Basic

KBRN, Sibolga : Balai Pemasyarakatan (Bapas Sibolga) menyatakan siap mendukung kinerja Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Kesiapan itu disampaikan Kepala Bapas (Kabapas) Sibolga Yosef L. Sihombing, kepada awak media, Kamis (20/1/1022).

Ia menyebut, kesiapan Bapas Sibolga itu merupakan tindak lanjut komitmen dan pernyataan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Reynhard Silitonga, dengan sejumlah resolusi perbaikan penyelenggaraan sistem Pemasyarakatan di Indonesia.

Pelaksanaan prinsip dasar Pemasyarakatan atau Back to Basic kata Yosef Sihombing, masih dipercaya sebagai senjata utama mewujudkan pelaksanaan clean and good governance.

Yosef juga menyebut, saat pembukaan Rapat Kerja Teknis Pemasyarakatan (Rakernispas) Tahun 2022 mengusung tema “Evaluasi Kinerja Tahun 2021 Back to Basics” digelar, Rabu (19/01/2022) di Ancol, Jakarta, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Reynhard Silitonga menyampaikan apresiasi terhadap capaian dan prestasi jajaran Pemasyarakatan di 2021

“Jajaran Pemasyarakatan telah mampu menunjukkan dedikasi dan pengabdian terbaik meskipun dalam situasi pandemi Covid-19, salah satu bukti nyata mampu menunjukkan dedikasi dan pengabdian terbaik adalah keberhasilan penggagalan berbagai upaya penyelundupan narkoba ke lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan negara (rutan),” ujar Dirjenpas.

Selain itu, Ditjenpas Reynhard Silitonga mengatakan, pemindahan bandar narkoba ke lapas maximum security di Nusakambangan, pelaksanaan rehabilitasi medis dan sosial bagi pengguna narkotika, ikrar setia NKRI narapidana terorisme, dan lain sebagainya, menjadi sederet prestasi yang membanggakan Bapas.

“Namun hal tersebut tak boleh membuat Pemasyarakatan berpuas diri, tetapi harus terus berbenah agar dapat memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat,” ujar Reynhard Silitonga sembari mengajak jakaran Bapas untuk menyatukan tekad dan perbuatan, dalam memberikan yang terbaik bagi Pemasyarakatan melalui pemikiran-pemikiran yang cerdas, sebagai respon atas harapan dan tuntutan dari masyarakat.

Selanjutnya Ditjenpas Reynhard Silitonga berpesan agar jajaran Pemasyarakatan di seluruh Indonesia menjaga profesionalisme, komitmen, dan integritas.

“Melaksanakan tugas dan fungsi sebagaimana mestinya, baik di lapas, rutan, balai pemasyarakatan (bapas), Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), maupun rumah penyimpanan barang sitaan negara (rupbasan). Kita kembali pada Basics, penyelenggaraan pemasyarakatan yang aman dan tertib,” tegasnya.

Sementara Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Heni Yuwono menyebut, kegiatan Rakernispas yang dihadiri oleh jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, 33 Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, 27 Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, serta mitra kerja Pemasyarakatan, dilaksanakan untuk mengevaluasi kinerja Pemasyarakatan di 2021 sekaligus menetapkan strategi pencapaian target di tahun 2022.

“Rakernispas ini akan berlangsung selama tiga hari, 19 – 21 Januari 2021 ini, juga diikuti UPT Pemasyarakatan se-Indonesia yang terhubung secara virtual. Semoga melalui Rakernispas ini semakin dapat mengakselerasi kinerja Pemasyarakatan dan menyatukan sinergi untuk menjawab tantangan-tantangan Pemasyarakatan yang semakin kompleks,” jelasnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar