Warga Desa Bottot Tapteng Dapat BLT dan Sembako Dana Desa

KBRN, Tapteng:  Pemerintah desa Bottot kecamatan Sorkam kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng)  menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa yang anggarannya dialokasikan dari dana desa tahun  2020 sebesar Rp 154.768.000,  BLT itu disalurkan Enam tahap  yakni  tahap I-III kepada sebanyak 60 kepala keluarga masing masing menerima Rp 600.000 sedangkan pada tahap IV-VI jumlah penerima sebanyak 48 kepala keluarga masing-masing menerima Rp 300.000.

"untuk meningkatkan daya beli masyarakat ditengah pandemi Covid-19 pemerintah desa Bottot mengalokasikan dana desa tahun anggaran 2020  untuk BLT, saat BLT itu disalurkan hadir Pendamping Lokal Desa (PLD), Babinsa dan Babinkantibmas" sebut Plt kepala desa Bottot Jainal Hamid Sihombing kepada RRI Jumat (25/12/2020).

"sebagai mana kriteria yang ditetapkan oleh pemerintah  penerima BLT dana desa adalah warga kurang mampu diluar penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan Sembako dari Kementerian Sosial sehingga diharapkan BLT itu bisa dimanfaatkan untuk biaya kebutuhan hidup keluarga" tambah Jainal.

Selain untuk BLT dana desa Bottot tahun anggaran 2020 juga dialokasikan untuk bantuan sembako sebesar Rp 49.784.400, bantuan sembako itu disalurkan Tiga tahap yakni pada tahap I kepada sebanyak 20 kepala keluarga,  tahap II kepada 126 kepala keluarga sedangkan tahap III kepada sebanyak 128 kepala keluarga.

"manfaat bantuan sembako itu sangat dirasakan masyarakat karena bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan pangan keluarga" tegas Jainal.

Jainal menambahkan pemerintah desa Bottot juga mengalokasikan dana desa tahun anggaran 2020 untuk pencegahan penyebaran Covid-19 sebesar Rp 55.108.000,  pencegahan yang dilakukan diantaranya penyemprotan cairan desinfektan kerumah rumah warga, sekolah dan gereja serta membagikan masker kepada warga untuk digunakan saat beraktivitas diluar rumah.

"warga menyambut baik kegiatan penyemprotan cairan desinfektan tersebut karena mengurangi rasa was-was terhadap penyebaran Covid-19" ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00