2 Kapal Nelayan Insiden Penembakan Dicurigai Pengguna Bom Ikan

KBRN, Sibolga : Ketua Penjaring Salam Kota Sibolga, Asrul Tanjung menaruh curiga terhadap insiden penembakan dua kapal nelayan, yang terjadi perairan Pulau Sinabang, Kabupaten Simeulue, Aceh.

Ia menduga, kedua kapal penangkap ikan asal Sibolga itu merupakan kapal pengguna bahan peledak.

Dugaan itu, kata Asrul, diperkuat dengan adanya pengakuan salah seorang ABK yang selamat dari peristiwa tersebut.

“Dugaan saya, alat tangkap mereka itu bom. Alasannya, saya mendengar langsung dari anak kapal itu sendiri. Dan, ada buktinya sama saya,” ungkap Asrul, Senin (5/10/2020).

Karenanya, Asrul berharap, aparat penegak hukum (Gakkum) perikanan bisa mengusut alat tangkap ikan yang digunakan pemilik kapal.

Selain juga ada upaya mengungkap pelaku penembakan, yang telah menewaskan dua orang ABK.

“Pengguna bom ini kan memang sudah marak, harus ada langkah serius untuk mengusut kasus ini,” harapnya.

Terkait hal ini, sebelumnya Polairud Polres Sibolga mengaku tidak menemukan alat tangkap terlarang pada kedua kapal korban penembakan tersebut.

"Sampai sekarang belum kelas kita tahu, karena aktifitasnya pada saat kondisi kejadianpun juga di Aceh. Kita ngak bisa memastikan, yang kita tahu jelas itu adalah kapal penagkap ikan," terang Kasat Pol Air Polres Sibolga, AKP Marudur Sihombing di kantornya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00