Golkar Sibolga Usul Jamal dan Jamil Diprioritaskan

KBRN, Sibolga : Saat Rapat pleno diperluas DPD II Golkar Sibolga berlangsung, sejumlah kader mengusulkan dua nama balon wali kota 2020, sebagai pertimbangan DPD I Golkar Sumatera Utara (Sumut).

Kedua nama balon wali kota yang diusulkan oleh kader Golkar Sibolga yakni Jamaluddin Pohan dan Jamil Zeb Tumory, dengan alasan, keduanya merupakan kader murni partai Golkar.

Selain kader murni Golkar, Jamaluddin Pohan (pengusaha) dan Jamil Zeb Tumory (wakil ketua DPRD dan ketua DPD II Golkar) juga warga Sibolga yang sudah popoler bagi masyarakat.

Kader Golkar yang mengusulkan Jamaluddin Pohan dan Jamil Zeb Tumory sebagai calon wali kota diantaranya dari unsur DPD, tim penjaringan balon kepala daerah, organisasi pemuda dan ormas Golkar.

"Kami dari Ampi sangat berharap, calon wali kota murni dari Golkar, ada pak Jamal sebagai dewan pertimbangan dan pak Jamil sebagai ketua DPD II Golkar Sibolga," kata Bob Saragih, wakil ketua DPD Ampi Sibolga, Selasa (17/12/2019).

Sekretaris Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Sibolga, Enni Gusman Simatupang juga menyetujui rekomendasi Jamaluddin Pohan dan Jamil Zeb Tumory sebagai calon wali kota 2020.

"Kami juga dari KPPG merasa setuju kalau pak Jamil dan pak Jamal yang akan direkomendasikan menjadi calon wali kota," ungkapnya.

Khairul Mukminin, anggota tim penjaringan balon kepala daerah DPD II Golkar Sibolga juga memastikan pengusulan Jamaluddin Pohan dan Jamil Zeb Tumory sebagai prioritas.

"Kami dari tim penjaringan menyakinkan ketua pak Jamil Zeb Tumory, dan pak Haji Jamaluddin Pohan itu prioritas kita yang akan diusulkan jadi calon wali kota. Siapa yang nggak kenal mereka berdua," ucapnya.

Sementara, Ketua Harian DPD II Golkar Sibolga, Nurdin Z mengaku, dari 8 balon wali kota yang direkomendasikan ke DPD I Golkar Sumut, nama Jamaluddin Pohan dan Jamil Zeb Tumory akan menjadi prioritas.

"Saat Fit and Proper Test kami akan berangkat DPD I Golkar Sumut dalam mendukung rekomendasi itu. Sehingga dari 8 itu, pak Jamal dan Jamil diharapkan orang-orang mewakili Golkar sebagai wali kota," ujarnya.

Menyikapi usulan dua nama balon wali kota, Sekretaris Penjaringan balon kepala daerah DPD I Golkar Sumatera Utara, Sangkot Sirait mengapresiasi dinamika yang terjadi di Golkar Sibolga.

"Kalau pengantarnya secara khusus dibuat lagi kronologi dan usulan itu silahkan. Dari sekian data hanya dua nama ini yang aktif, yang lain baru sekarang ini masuk ke Golkar silahkan," jelas Sangkot.

"Itu hak daripada DPD II Partai Golkar Sibolga yang tidak melanggar aturan juklak. Tapi yang berkaitan dengan tahapan Pilkada harus mengikuti juklak," tambahnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00