Ijazah Sarjananya Dianggap TMS, Imelda Batal Lulus CPNS di Tapteng

KBRN, Sibolga : Meski sempat dinyatakan lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng), Eliza Imelda batal menjadi PNS.

Imelda menuturkan, pada tahun 2018, ia mengikuti seleksi CPNS formasi Guru Pendidikan Seni Budaya di Pemkab Tapteng.

Setelah mengikuti proses ujian seleksi, namanya terdaftar bersama ratusan peserta lainnya yang dinyatakan lulus dalam surat pengumuman resmi dari Bupati Tapteng.

Namun, saat akan dilakukan pemberkasan, ia mendapat pemberitahuan perihal pembatalan kelulusan CPNSnya.

Dengan alasan, ijazah yang dilampirkan dinyatakan TMS (Tidak Memenuhi Syarat) oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Medan.

"Waktu itu, kan pemberkasan terakhir untuk menentukan NIP (Nomor Induk Pegawai), sudah lulus semua. Setelah beberapa Minggu kemudian, saya dihubungi BKD Tapteng disuruh datang.

"Terus, saya tanyakan "kenapa pak", saya bilang gitu. "Ini, jurusanmu ini ada TMS dari BKN". Katanya, tidak sesuai formasi dengan dengan gelar ijazah saya itu," tutur Imelda kepada RRI, dalam percakapan melalui telepon seluler, Rabu (5/11/2019).

Menurut Imelda, ijazah Sarjana Pendidikan Kristen, jurusan Pendidikan Musik Gereja yang diperolehnya dari Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Taurutung, Kabupaten Tapanuli Utara, telah sesuai dengan syarat yang ditentukan.

"Saya sudah kasih tahu, bahwa ijazah saya itu setara dengan Sarjana seni musik umum. Terus, saya sudah kasih surat keterangan dari Kampus yang menjelaskan tentang ijazah saya.

"Dari Ditjen BIMAS (Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen, Kementrian Agama RI) juga sudah menyurati BKN dan ke BKD, tapi tetap saja saya ditolak lulus," ungkap Imelda.

Kepala BKD Pemkab Tapteng Yetti Sembiring, dikonfirmasi awak media melalui telepon seluler di hari yang sama, memberikan keterangan tertulis melalui Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkab Tapteng Darwin Pasaribu.

Dijelaskan, alasan pembatalan kelulusan Imelda dalam seleksi CPNS tahun 2018, merupakan keputusan dari BKN di Medan.

Dari hasil penelitian berkas diketahui, lampiran ijazah milik Imelda tidak sesuia dengan formasi dari Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Menpan RB) yakni Sarjana Pendidikan Kesenian.

Kemudian juga disebutkan, Bupati Tapteng telah berupaya melakukan permohonan perubahan kualifikasi pendidikan pada rincian penetapan kebutuhan PNS, di lingkungan Pemkab Tapteng ke Menpan RB.

Menindak lanjuti surat BKN berdasarkan surat Menpan RB, perihal mengakomodir kualifikasi pendidikan dijelaskan, bahwa Eliza Imelda tidak dapat dipertimbangkan untuk proses penetapan NIPnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00