Ops Antik Toba 2026, Polres Tapteng Ringkus 10 Tersangka Narkoba

  • 03 Jun 2026 14:30 WIB
  •  Sibolga

RRI.CO.ID, Tapanuli Tengah - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tapanuli Tengah berhasil mengungkap sejumlah kasus peredaran gelap narkotika selama pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026. Keberhasilan tersebut dipaparkan dalam konferensi pers yang digelar di depan lobi Mapolres Tapanuli Tengah, Rabu 3 Juni 2026, yang dipimpin Wakapolres Tapanuli Tengah Kompol M. Iskad didampingi sejumlah pejabat utama Polres serta dihadiri awak media.

Dalam keterangannya, Kompol M. Iskad menjelaskan bahwa Operasi Antik Toba 2026 dilaksanakan selama 21 hari, mulai 13 Mei hingga 2 Juni 2026, sebagai tindak lanjut komitmen Polda Sumatera Utara dalam memberantas peredaran narkoba. Selain penegakan hukum, operasi tersebut juga dibarengi kegiatan preemtif dan preventif melalui sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat.

Selama operasi berlangsung, Satresnarkoba Polres Tapanuli Tengah berhasil mengungkap sembilan kasus tindak pidana narkotika jenis sabu. Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan 10 tersangka yang terdiri dari sembilan laki-laki dan satu perempuan. Polisi juga menyita barang bukti sabu-sabu dengan total berat bruto sekitar 19,13 gram.

Wakapolres menyebutkan, lokasi penangkapan para tersangka tersebar di sejumlah wilayah, yakni empat kasus di Kecamatan Pandan, masing-masing satu kasus di Kecamatan Sibabangun, Tapian Nauli, Sarudik, serta satu kasus lainnya di wilayah Kota Sibolga. Hasil tersebut menunjukkan intensitas peredaran narkoba yang masih menjadi perhatian aparat penegak hukum di kawasan Tapanuli Tengah dan sekitarnya.

Selain capaian selama Operasi Antik Toba 2026, Polres Tapanuli Tengah juga mencatat keberhasilan pengungkapan 10 kasus narkoba dalam kurun satu bulan terakhir, yakni sejak 4 Mei hingga 2 Juni 2026. Dari seluruh kasus tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti sabu-sabu seberat sekitar 221,95 gram. Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Muhammad Alan Haikel mengapresiasi kinerja personel dan mengajak masyarakat terus bersinergi dengan kepolisian untuk memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah Tapanuli Tengah.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....