Manfaatkan Lahan Sempit Menjadi Apotik Hidup Dengan Menanam Sayuran

KBRN, Tapteng : Sesuai dengan arahan dan himbauan mentri pertanian dalam rangka memperingati hari pangan sedunia ,sudah selayaknya masyarakat petani khususnya memanfaatkan lahan lahan tidur dan sempit   untuk dijadikan apotik hidup sehat dengan menanam tanaman sayuran disekeliling lingkungan rumah masing masing baik itu tanaman sawi, cabe, bawang, tomat ,kacang panjang dan jenis sayuran lainnya. Hal itu disampaikan Koordinator BPP Sipodang Kec Sosorgadong Tapanuli Tengah Sahnan Sihotang kepada RRI di Barus Senin 18/10-2020 terkait Hari Pangan Sedunia yang diperingati setiap 16 Oktober .

Dikatakan Sahnan guna mewujudkan corak hidup seperti ini, tentunya peran aktif dan Fungsi keluarga menjadi sangatlah penting dan utama, keluarga perlu mulai menunjukkan kepeduliannya akan kualitas Pangan dengan memanfaatkan lahan sempit disekeliling rumah. 

" Dan sudah barang tentu hal ini akan dapat meningkatkan tarap ekonomi petani itu sendiri baik kalangan masyarakat tingkat atas, menengah dan tingkat bawah dalam menunjang swasembada pangan Indonesia." tandasnya. 

Dengan memperingati hari pangan sedunia Sahnan Sihotang mengajak masyarakat secara bersama -sama dapat mengikuti program pemerintah dalam meningkatkan Ketahanan Pangan. 

"Ayo konsumsi makanan sehat, ayo menanam dan Ayo berbagi , menanam sesuatu yang bermanfaat, sehat, segar dan berkualitas dipekarangan rumah atau lahan -lahan kosong tidaklah sulit, apalagi tehnologi pertanian modern telah pula menawarkan macam -macam bentuk media tanam yang dapat dilakukan untuk bercocok tanam kapan dan di manapun, misalnya kebun hidroponik , tampulapot dan sebagainya " ajak Sahnan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00