Harga Gabah Kering di Tapteng Cenderung Mengalami Penurunan

KBRN, Tapteng :  Harga gabah kering dikabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) cenderung mengalami penurunan  dikecamatan Sorkam misalnya harga gabah kering yang tadinya sempat Rp 4.600/kg kini hanya berada dilevel Rp 4.400/kg,  penurunan harga tersebut disebabkan karena sejumlah daerah sentra tanaman padi diwilayah Sumatera Utara sedang musim panen raya seperti daerah Leidong, Tanah Tombangan dan juga Tapanuli Selatan.

"sempat kita beli Rp 4.600/kg namun kalau saat ini kita hanya mampu membeli gabah kering petani seharga Rp 4.400/kg" ujar salah seorang pengepul gabah kering dikecamatan Sorkam Jasundol Hutauruk kepada RRI Rabu (26/2/2020) 

Penurunan harga gabah kering juga dipengaruhi oleh kwalitas gabah yang kurang bagus sebab banyak petani yang terpaksa memanen muda tanaman padinya karena tingginya serangan hama tikus,  dia sendiri memprediksi harga gabah kering masih akan mengalami penurunan karena sejumlah daerah sentra tanaman padi di Sumatera Utara telah panen raya.

"diprediksi harga gabah kering masih akan cenderung turun hingga kelevel Rp 4.200/kg karena kwalitas gabah kering dari daerah kita kalah bersaing dengan daerah lain" sebut Jasundol.

Meski saat ini pengepul hanya mampu membeli gabah kering Rp 4.400/kg namun harga tersebut masih lebih tinggi dibandingkan dengan harga pada musim tanam lalu Rp 4.300/kg,  demikian juga jika dibandingkan dengan harga pembelian pemerintah (HPP) yang hanya berada dilevel Rp 3.700/kg.

"petani lebih memilih menjual hasil panennya kepada pengepul dari pada menjualnya kepada BULOG karena harga pembelian pengepul lebih tinggi dari pembelian BULOG" tegasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00