Realisasi APBN Juli 2022: di Sibolga-Tapteng Capai Rp636,9 M

KBRN, Sibolga: Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sibolga mencatat realisasi belanja APBN (Anggaran Belanja dan Pendapatan Negara) di wilayah kerja Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah mencapai Rp636,9 miliar atau 55,90% dari total pagu Rp1,1 triliun untuk periode sampai Juli 2022.

Kontribusi dana APBN yang dikelola oleh KPPN Sibolga sendiri memberikan kontribusi sebesar 50% dari total dana negara (APBN dan APBD) baik di Sibolga maupun di Tapanuli Tengah.

"Pada periode sampai dengan Juli ini, realisasi belanja negara lebih didominasi belanja pemerintah pusat sebesar 443,8 miliar rupiah atau sebesar 69,7 persen dari total realisasi belanja negara. Sisanya adalah belanja transfer sebesar 193 miliar rupiah atau sebesar 30,3 persen dari total realisasi belanja negara," jelas Kepala KPPN Sibolga, Hariyatmoko Nurcahyo Nugroho dalam keterangan tertulis, Rabu (10/8).

Secara detail proporsi Belanja Pemerintah Pusat melalui KPPN Sibolga terdiri atas belanja pegawai, belanja barang, dan belanja modal.

Realisasi belanja pegawai untuk periode sampai 31 Juli 2022 sebesar Rp318,9 miliar atau 59,26% dari total pagu belanja pegawai sebesar Rp538,2 miliar.

Kemudian, realisasi belanja barang untuk periode sampai 31 Juli 2022 sebesar Rp87,5 miliar atau 51,52% dari total pagu belanja barang yang sebesar Rp169,8 miliar.

Dan, belanja modal untuk periode sampai 31 Juli 2022 sebesar Rp37,4 miliar atau 50,28% dari total pagu belanja modal sebesar Rp74,4 miliar.

Serta, realisasi transfer daerah dan dana desa periode sampai 31 Juli 2022 sebesar Rp193 miliar atau sebesar 54,09% dari total pagu belanja TKDD sebesar Rp356,8 miliar.

"Secara umum, realisasi penyaluran belanja APBN sudah baik, tetapi ada beberapa catatan yaitu pada belanja barang dan belanja modal yaitu secara realisasi bulanan masih di bawah rata-rata, dimana rata-rata realisasi seharusnya adalah 58 persen untuk belanja hingga bulan Juli 2022," jelasnya.

"Untuk itu, KPPN Sibolga mengajak kepada seluruh satker agar bersama-sama mempercepat pencairan belanja Negara supaya fungsi APBN sebagai katalis pembangunan di wilayah Sibolga dan Tapteng dapat tercapai. KPPN Sibolga juga mengajak seluruh satker dan mitra kerja untuk bersama-sama mendukung gerakan cashless dengan menggunakan digipay atau kartu kredit pemerintah," imbaunya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar