Koptan Binaan BI Sibolga Panen Perdana Cabai Merah di Siborong-borong

KBRN, Sibolga: Kelompok tani (Koptan) Berdikari di Desa Siborog-borong II, Kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), melakukan panen perdana cabai merah, Jumat (8/10/2021).

Kegiatan panen perdana Koptan binaan Bank Indonesia (BI) Sibolga ini dihadiri Bupati Taput, Nikson Nababan, Kepala Kantor Perwakilan (KPw) BI Sibolga, Aswin Kosotali, dan sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Taput.

Pada kesempatan itu, Nikson menyampaikan apresiasi terhadap dukungan BI Sibolga bagi Komptan di Taput.

Ia berharap, BI Sibolga ke depannya memberikan perhatian untuk pengembangan klaster bawang merah dan ternak di daerah tersebut.

“Kalau cabai merah, kami sudah surplus di Taput ini pak Aswin, ditambah lagi adanya jaminan harga yang sudah kita tentukan. Nah, dengan adanya jaminan harga yang kami buat, tidak ada lagi ruginya petani cabai di Taput, karena harga sudah terjamin," ujar Nikson.

"Untuk itulah, kami melihat pak Awsin, ada sektor lain yang membutuhkan pendampingan dari BI yaitu untuk klaster bawang merah dan ternak hewan khususnya ayam, karena kami minus bawang merah dan juga telur. Sehingga, kebutuhan kurang pak Aswin. Kami berharap tahun depan BI sudah dapat merealisasikan kedua sektor itu,” harapnya.

Aswin menjelaskan, BI berperan mendorong pertumbuhan sektor perekonomian dalam situasi pandemi Covid-19 untuk kepentingan menjaga stabilitas rupiah.

"Pada prinsipnya, kami dari BI Sibolga selalu peduli terhadap UMKM di 16 Kabupaten Kota, yang menjadi wilayah kerja kami. Di masa pandemi COVID-19, UMKM kita mampu bertahan hingga saat ini. Atas dasar itulah BI terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk mengembangkan dan mendukung pengembangan UMKM yang ada di daerah masing-masing,” terang Aswin.

Terkait perhatian BI Sibolga terhadap pengembangan cabai merah, Aswin mengungkapkan, bahwa komoditi tersebut merupakan penyumbang inflasi baik di beberapa daerah di Sumatera Utara dan secara nasional.

“Itu juga yang menjadi alasa kami, kenapa klaster cabai merah ini menjadi perhatian kami juga. Dengan harapan, saat hasil panen surplus di daerah-daerah penghasil cabai dapat didistribusikan ke daerah-daerah yang minus," sebutnya.

Kesempatan sama, BI Sibolga memberikan bantuan 25 unit hand sparyer kepada Koptan Berdikari yang diketuai Jujur Mantap Lumbantoruan itu.

“Kami sudah menandatangani MoU dengan BI Sibolga terkait penanaman satu hektare cabai merah di lahan kelompok tani. Dalam penanaman ini, BI Sibolga juga mendatangkan konsultan yang sudah teruji dari Deli Serdang untuk membimbing kami. Berkat bimbingan dari konsultan itu, sekarang kami sudah bisa membuat saos cabai, bon cabai dan juga membuat pupuk sendiri,” ungkap Jujur.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00