Pesanan Minim, Peternak Hewan Kurban Mengeluh

KBRN, Sibolga : Kendati Hari Raya Idul Adha 1442 Hijrah/2021 hanya tinggal hitungan hari, namun sejumlah peternak hewan kurban di Kabupaten Tapanuli Tengah mengaku masih belum menerima pesan yang berarti.

Menurut para peternak minimnya pesanan tidak lain dampak dari pandemi Covid-19 yang masih belum usai yang turut mengguncang lini ekonomi masyarakat.

"Padahal stok kita banyak ini, apalagi sapi kita melimpah itu. Tapi yang pesan kosong, mungkin karena corona ini, jadi keuangan masyarakat banyak yang merosot," ujar Widodo peternak warga Desa Rawa Makmur Kecamatan Kolang, Kamis (15/7/2021).

Widodo yang telah belasan tahun beternak sapi unggul jenis Brahma ini menyebutkan, omset penjualan hewan kurban miliknya anjlok mencapai 90 persen.

"Kita pasrah sajalah, sekarang hanya memenuhi pesanan kurban untuk desa sini, tapi itu tidak seberapa, hanya kumpulan-kumpulan atau persatuan sosial yang pesan. Soal harga tidak berbeda dari tahun lalu ukuran 60 sampai 70 kilo itu 15 sampai 17 juta," sebutnya.

Terpisah Sofyan Caniago peternak kambing di Kecamatan Pinangsori juga mengaku turut merasakan berkurangnya pesanan hewan kurban tahun ini. Dia mengatakan pembeli hewan kurban miliknya rata-rata berasal dari wilayah Kecamatan sekitarnya.

"Jarang sekarang pembeli kita yang dari luar daerah hanya dari daerah-daerah sini saja. Masih laku 13 ekor itu pak, mungkin karena harga kambing masih bisa di toleransi," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00