PDAM Sibolga Imbau Warga Toleransi Gunakan Air Saat Musim Kemarau

KBRN, Sibolga: Warga Sibolga terancam krisis air bersih lantaran volume air baku, yang dikelola Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) kian menyusut.

Karenanya, Kepala Bagian Hubungan Pelanggan PDAM Tirta Nauli Sibolga, Suganda berharap konsumen bertoleransi dalam menggunakan air saat musim kemarau.

“Kami (PDAM Sibolga) berharap warga dapat memaklumi kondisi ini. Namun, perusahaan tidak akan tinggal diam. Segala upaya akan tetap dilakukan, seoptimal mungkin pelayanan tetap kami berikan kepada pelanggan,” ucap Suganda di kantornya, Senin (22/2/2021).

Dijelaskan, volume air di sejumlah titik sumber air baku PDAM Sibolga mengalami penyusutan hingga 70 persen dari 310 liter per detik.

Kondisi ini memungkinkan PDAM Sibolga melakukan penggiliran suplai air kepada pelanggan, bila kemarau tidak segera berkahir.

Jika kebijakan ini berlaku, kata Suganda, pelanggan diimbau tidak memotong pipa persil ( pipa sambungan dalam rumah) dengan tujuan memudahkan memperoleh suplai air.

Dikarenakan, cara tersebut dapat mengurangi tekanan air pada jaringan pipa pelanggan.

“Biasanya dipotong pipa yang di parit. Bukannya memperlancar air, justru malah memperlambat aliran air yang terkoneksi ke seluruh jaringan pelanggan di Sibolga,” jelasnya.

Selain itu, menghisap air menggunakan mesin pompa melalui pipa saluran juga dapat memicu suplai air tidak merata. “Karena, nanti tetangga dan pelanggan lain pasti gak kebagian,” imbuhnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00