BPBD Sibolga Imbau Tempat Usaha Terapkan Wajib Pakai Masker

KBRN, Sibolga: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sibolga melibatkan kerjasama pengusaha toko swalayan serta tempat-tempat usaha dan jasa dalam pencegahan penyebaran Covid-19.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Sibolga, Rio Sitorus mengatakan, pihaknya telah mengimbau para pengusaha tersebut untuk tidak melayani calon konsumen yang tidak mengenakan masker.

“Kita (BPBD Sibolga) sudah ada imbauan, yang sudah kita tempelkan (selebaran) di tempat-tempat usaha baik Indomaret, Alfamidi, dan toko-toko lainnya di empat Kecamatan di Kota Sibolga,” ujar Rio di kantornya, Senin (22/2/2021).

Menurut Rio, kesadaran warga tergolong rendah dalam mematuhi protokol kesehatan saat berada di tempat-tempat umum.

Hal ini terbukti dengan masih ditemukannya sejumlah kasus penyebaran Covid-19 di Sibolga.

“Sepertinya, warga kita mulai kendor (mematuhi protokol kesehatan) ini. Mungkin, ada sekitar 50 hingga 60 persen warga yang masih tidak patuh,” sebutnya.

Karenanya, Rio menyebut, BPBD Sibolga juga berencana akan merekomendasikan pemberian sanksi administratif bagi pelaku usaha yang tidak mendukung penerapan protokol kesehatan.

Langkah itu diambil berdasarkan Peraturan Wali Kota (Perwal) Sibolga Nomor 39 Tahun 2020 tentang pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), dan Perwal Nomor 41 Tahun 2020 tentang pengenaan sanksi administratif terhadap pelanggar prokes.

“Setelah dilakukan monitoring dan dievaluasi, kita mungkin akan berikan sanksi kepada pengusa. Cuma, masalah sanksinya, nanti kita lihat aturan main. Dan, itupun kita koordinasikan dengan Satgas penegakan hukum,” ungkapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00