HGN Ke-61, Dinkes Tapteng Ajak Remaja Tidak Takut Konsumsi TTD

KBRN, Tapteng : Dalam rangka peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) Ke-61 Tahun 2021 dengan tema "Remaja sehat Bebas Anemia", Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mengajak para remaja Tapteng untuk rutin serta tidak takut mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD).

Hal itu dikatakan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Tapteng Nursyam didampingi Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Winda Darpianur kepada RRI saat mendatangi kantor Dinkes Tapteng pada Senin (25/1/2021) di Pandan dalam peringatan HGN tahun ini.

Nursyam menyebut, berbagai upaya penanggulangan masalah gizi mikro terutama anemia telah dilakukan, salah satunya melalui suplementasi tablet tambah darah pada remaja putri. Hal ini merupakan intervensi spesifik yang sangat strategis, untuk mempersiapkan calon ibu yang sehat melahirkan generasi penerus yang berkualitas.

“Kami telah melakukan edukasi Pola Diet Gizi Seimbang kepada para remaja dengan mendatangi sekolah-sekolah yang ada di Tapteng ini, dan suplementasi TTD juga dibagikan secara gratis melalui perjanjian Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak sekolah. Namun untuk tahun 2020 memang sedikit terkendala akibat pandemi Covid-19 ini serta ditiadakannya belajar tatap muka disekolah,” kata Nursyam.

Kemudian Kabid Kesmas Winda juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Tapteng agar dapat memperhatikan anak-anak remajanya, terutama dengan memberikan makanan yang bergizi seimbang, terutama vitamin, mineral yang mengandung gizi TTD yang tinggi sebagai sumber untuk mencegah terjadinya anemia pada remaja.

“Memang ada beberapa remaja yang kurang suka mengkonsumsi TTD ini, mungkin karena aromanya kurang enak atau memang remaja tersebut tidak suka minum obat-obatan, padahal TTD ini sangat bagus dikomsumsi remaja putri untuk menambah darah apalagi saat datang bulan,” ungkap Winda.

Saat ini Pemerintah Kabupaten Tapteng juga terus berupaya untuk mewujudkan remaja yang sehat serta bebas anemia.

“Jadi sesuai arahan dari Bupati Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani, kami harus terus berupaya untuk menurunkan serta meminimalisir angka Stunting di Tapteng ini. Selain edukasi langsung kesekolah bagi remaja putri dan pembagian TTD, salah satu program lainnya adalah posko remaja yang kini telah dibentuk di Puskesmas Sarudik, dan kedepannya akan dibentuk diseluruh puskemas yang ada di Tapteng,” jelasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00