Tidak Gunakan Knalpot Standar, Siap-Siap Ditindak Polres Tapteng

KBRN, Tapteng : Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) diwilayah hukumnya, guna menertibkan kegiatan balap liar serta kendaraan yang menggunakan knalpot blong pada Sabtu (23/1/2021).

Giat tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Tapteng AKP Nasrul, menindak lanjuti keluhan masyakat akhir-akhir ini yang terganggu atas kebisingan knalpot racing itu.

"Kegiatan dilaksanakan ketempat yang diperkirakan sebagai arena balap liar (Jl. Sibolga - Padang Sidempuan Kec.Pandan, dan Jl. Sibolga - Padang Sidempuan Kec  Sarudik serta Jl. Rampah - Poriaha ) dengan cara berpatroli, namun malam itu tidak ditemukan kegiatan balapan liar," ujar Kapolres Tapteng AKBP Nicolas Dedy Arifianto melalui Kasubbag Humas AKP Horas Gurning.

Selain itu personil Polres Tapteng juga melaksanakan kegiatan penertiban kenderaan yang memakaI knalpot blong yang dilaksanakan dengan cara Hunting System dan hasilnya sudah ratusan kenderaan yang telah dilakukan penindakan kepada pengendaranya.

"Hingga saat ini masih banyak yg melakukannya (memakai knalpot blong), ini membuktikan masih ada masyarakat yang kurang menyadari pentingnya kepatuhan kenyamanan dalam berkendaraan," jelasnya.

kemudian, Kapolres juga telah memerintahkan seluruh Polsek sejajaran Polres Tapanuli Tengah untuk melaksanakan kegiatan yang sama guna menekan aksi balap liar serta penggunaan knalpot blong pada kendaraan.

"Dihimbau kepada masyarakat pengguna jalan, untuk saling menghormati sesama pengguna jalan maupun lingkungannya. Dengan tidak melakukan balapan liar dan juga memakai knalpot blong," ujar Kapolres.

Kapolres juga berharap, ada peran serta dari seluruh elemen masyarakat, pemuda maupun orang tua agar dapat memberikan pandangan tentang perlunya mentaati aturan berlalu lintas, agar tidak membuat keresahan dijalanan maupun di lingkungannya.

"Marilah saling menghormati sesama pengguna jalan dan taati peraturan lalu lintas," sambungnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00