Tudingan Bansos Bantu Paslon Pilkada Sibolga Dianggap Isu Murahan

KBRN, Sibolga: Koordinator program bantuan Kementrian Soisal di Kota Sibolga menanggapi tudingan miring soal pemamfaatan Program Keluarga harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST), dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) menjelang Pilkada Tahun 2020. 

Dalam permasalahan ini, Ketua DPRD Sibolga, Akhmad Syukri Nazri Penarik mengaku, menerima keluhan warga penerima manfaat yang diintimidasi agar mendukung pasangan calon tertentu.

Koordinator BPNT Kota Sibolga, Abdul Wahab Piliang membantah tudingan tersebut. Selain juga meyakinkan, bahwa petugas pendamping program bantuan Kementerian Sosial itu mempunyai aturan larangan terlibat politik praktis.

“Saya pikir itu isu yang murahan, isu yang berkembang tanpa dasar hukum yang jelas. Sampai hari ini, kami masih memegang teguh prinsip-prinsip netralitas di dalam Pilkada,” ujar Wahab, di Kantor Dinas Sosial Sibolga, Rabu (2/12).

“Sama-sama kita ketahui, masyarakat Kota Sibolga tidak sebodoh itu untuk diintervensi. Kedewasaan masyarakat Kota Sibolga itu sudah lebih baik dalam berdemokrasi, karena mereka tahu hak dan kewajibannya,” imbuhnya.

Koordinator PKH Kota Sibolga, Desmon Hutagalung menyatakan, sejauh ini petugas pendamping penerima manfaat telah bekerja profesional tanpa ada intervensi dari pihak manapun.

“Karena kita direkrut dari Kementerian Sosial, untuk tidak terlibat langsung dalam berpolitik. Bahkan, kita para pendamping-pendamping ini justru mensosialisasikan supaya masyarakat menggunakan hak pilih sesuai hati nurani,” sebut Desmon.

“Saya sampaikan sekali lagi kepada masyarakat, tidak benar jika dikatakan pendamping bisa mengeluarkan seseorang dari penerima bantuan PKH hanya karena berbeda pandangan politik,” tegasnya.

Pernyataan Desmon didukung oleh Koordinator PKH Kecamatan Sibolga Selatan, Tita Hutabarat, yang mengaku aktif mengimbau warga untuk berpartisipasi menyalurkan hak pilih pada tanggal 9 Desember mendatang.

“Saya pribadi sebagai pendamping, tidak pernah mengarahkan warga ke salah satu pasangan calon,” ucap Tita.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00