Wali Kota Sibolga Copot Jabatan Lurah Pengusir PPS

KBRN, Sibolga : Wali Kota Sibolga, Muhammad Syarfi Hutauruk akhirnya mengambil tindakan tegas terhadap salah seorang ASN (Aparatur Sipil Negara) nya berinisial DRP, yang terlibat perselisihan dengan petugas panitia pemungutan suara (PPS).

Bahkan perselisihan itu berbuntut pada pencopotan jabatan DRP sebagai Lurah, di Kelurahan Hutabarangan, Kecamatan Sibolga Utara.

Hal ini disebabkan tindakan DRP, yang mengusir petugas PPS agar tidak lagi menggunakan fasilitas Gedung Kantor Kelurahan.

Inspektur Inspektorat Kota Sibolga, Yahya Hutabarat menjelaskan, DRP dianggap telah melanggar PP (Peraturan Pemerintah) 53 Tahun 2010 tentang disiplin ASN.

Selain itu, DRP juga melanggar Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah.

“Seyogianya, sebagai seorang Lurah memberikan fasilitas kepada PPS dalam rangka pelaksanaan atau persiapan menjelang Pilkada di Kota Sibolga. Nah, ini nampaknya dia (DRP) tidak memberikan itu,” ujar Yahya di kantornya, Rabu (14/10/2020).,

Akibat pelanggaran tersebut, DRP dimutasi ke Sekretariat Pemerintahan membidangi perekonomian. 

Dan, untuk sementara Camat Sibolga Utara, Maslan Ida Rumapea dihunjuk mengemban tugas tambahan sebagai Pelaksana Tugas Lurah Hutabarangan.

“Serah terima jabatan dipimpin pak Sekda (Swekretaris Daerah Kota, Muhammad Yusuf Batubara) di ruang kerjanya,” terang Yahya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00