100 Personil Polisi Amankan Unjuk Rasa di Kantor DPRD Sibolga

KBRN, Sibolga : Aksi unjuk rasa damai oleh Aliansi Buruh Sibolga Tapteng di kantor DPRD Sibolga perihal agar Undang-Undang Cipta Kerja agar ditinjau kembali, Polres Sibolga menurunkan 100 personilnya untuk mengamankan aksi damai tersebut yang dimulai pukul 09.00 WIB (12/10/2020).

Pelaksanaan kegiatan pengamanan langsung dipimpin Kapolres Sibolga AKBP Triyadi diikuti Waka Polres Sibolga Kompol R. Sihombing serta Kabag Ops Polres Sibolga Kompol Jono Sirait selaku Koordinator Pam. Personil Polres Sibolga yang melaksanakan tugas pengamanan.

Informasi yang diperoleh RRI melalui Kasubbag Humas Iptu R. Sormin aksi unjuk rasa damai oleh Aliansi Buruh Sibolga Tapteng  tersebut berjumlah kurang lebih 50 orang dengan Koordinator Lapangan Rahmad Sary Meydyansyah dan Binsar Tambunan.

“Sarpras yang digunakan oleh massa unjuk rasa 2 unit roda empat, 20 unit roda dua, pengeras suara toa dan sound system, spanduk, mobil Pick-up dan Bendera,” kata Sormin.

Sementara penyampaian orasi dan pernyataan sikap oleh para peserta unjuk rasa tersebut meliputi :

a. Menolak UU Omnibus Law Ketenagakerjaan karena melemahkan hak-hak buruh antara lain :

- Mengurangi Upah.

- Menghapus UMK  UMSK.

- Mengurangi pesangon buruh -mempersulit cuti.

- Membuka peluang out Sourcing seumur hidup.

- Membuka peluang kerja dengan sistem kontrak selamanya.

b. Memohon kepada Pemerintah tidak menandatangani UU Omnibus Law ketenagakerjaan yang telah disahkan DPR RI.

c. Mendukung rencana SB/SP untuk melakukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Massa aksi unjuk rasa damai tetap menjalankan dan mematuhi protokol kesehatan untuk mengantisipasi penyabaran Virus Covid-19 di kota Sibolga seperti menggunakan masker, cek suhu dan menjaga jarak. Pukul 11.00 WIB kegiatan pengamanan unjuk rasa buruh selesai dengan situasi aman dan kondusif.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00