Inspektorat Sibolga Tindaklanjuti Laporan Pengusiran PPS dari Kantor Kelurahan

KBRN, Sibolga : Inspektorat Kota Sibolga menindaklanjuti laporan terkait pengusiran Panitia Pemungutan Suara (PPS) dari Kantor Kelurahan Hutabarangan, Kecamatan Sibolga Utara.

Inspektur Inspektorat Kota Sibolga, Yahya Hutabarat mengaku, timnya tengah melakukan proses klarifikasi kepada pihak yang terlibat dalam permasalahan tersebut.

Terutama untuk memintai keterangan dari anggota PPS, serta oknum Lurah yang diduga melanggar Undang-undang (UU) Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

UU dimaksud, mewajibkan Pemerintah dan Pemerintah Daerah memberikan bantuan dan fasilitas untuk kelancaran pelaksanaan tugas, wewenang penyelenggara Pemilu.

“Begitu kita (Inspektorat) disurati oleh KPU melalui online, kita sampaikan kepada pihak KPU bahwa kita akan melakukan pemeriksaan ataupun klarifikasi,” ujar Yahya di kantornya, Senin (12/10/2020).

Meski ada alat bukti berupa video rekaman kejadian, dibutuhkan penanganan secara objektif guna mengetahui alasan pengusiran PPS dari Kantor Kelurahan Hutabarangan.

Karenanya, Inspektorat masih menunggu laporan hasil pemeriksaan (LHP) untuk dapat diambil keputusan bersalah atau tidaknya tindakan oknum Lurah terhadap anggota PPS. 

“Nah, inilah sebenarnya yang perlu kita ketahui nanti dari hasil pemeriksaan. Apakah memang menyangkut anggaran mereka (PPS) tidak digunakan, yang mungkin hanya meminta fasilitas dari Kelurahan. Sehingga, barangkali Kelurahan merasa terbebani,” sebut Yahya.

Namun dalam perkara ini, kata Yahya, oknum Lurah tersebut bisa dikenakan sanksi bila terbukti melakukan kesalahan.

“Kalau terbukti ini memang kesalahan Lurah, kita rekomendasikan nanti agar dievaluasi jabatannya,” tegasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00