Gunakan Benih Jabal, Hasil Panen Petani dikec Pastob Tapteng Kurang Memuaskan

KBRN, Tapteng:  Sama seperti musim tanam lalu,  Hasil panen petani dikecamatan Pasaribu Tonbing (Pastob) kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) pada musim tanam ini  kurang memuaskan yakni rata rata hanya  sebanyak 4,8-5,2 ton/hektar, salah satu penyebab  hasil panen kurang memuaskan Karena petani menggunakan benih padi Jabal yakni turunan varietas Mikongga dan Siherang serta benih padi  lokal yang disisihkan dari hasil panen lalu.

"hasil panen pada musim tanam ini  dinilai kurang memuaskan karena  rata rata hanya sebanyak 4,8-5,2 ton/hektar  padahal potensi hasil panen disejumlah hamparan persawahan dikecamatan Pasaribu Tobing bisa mencapai 5,8-6 ton/hektar seperti didesa Sugasuga Hutagodang, Sukamaju, Makmur dan didesa Simargarap" ujar Penyuluh Pertanian Kecamatan (PPK)  Pasaribu Tobing Isa Ashari Situmeang kepada RRI Senin (21/9/2020).

"salah satu penyebab hasil panen kurang memuaskan Karena petani pada musim tanam ini menggunakan benih padi Jabal, benih padi tersebut sudah kurang produktiv karena telah digunakan beberapa kali musim tanam" sebut Isa.

Kegiatan pertanaman padi dikecamatan Pasaribu Tobing pada musim tanam ini sudah dilaksanakan maksimal sebab dari 215 hektar luasan Lahan persawahan dikecamatan tersebut semuanya ditanami tanaman padi.

"lahan persawahan dikecamatan Pasaribu Tobing tidak ada yang menganggur semuanya ditanami tanaman padi" tegas Isa. 

Lebih jauh Isa Ashari mengatakan untuk musim tanam kedua tahun ini kegiatan pertanaman padi dikecamatan Pasaribu Tobing akan dimulai bulan Oktober mendatang dan petani didorong supaya menggunakan benih padi unggul guna meningkatkan hasil produksi panen.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00