KPU Sibolga Tunda Tahap Periksa Kesehatan Balon Kepala Daerah

KBRN, Sibolga : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sibolga menunda tahapan pemeriksaan kesehatan menjelang Pilkada Tahun 2020, setelah diketahui seluruh bakal calon Kepala Daerah terkonfirmasi positif Covid-19.

Bukan hanya itu, KPU juga menunda penelitian keabsahan berkas tiga pasangan bakal calon yang telah mendaftar.

KetuaKPU Kota Sibolga, Khalid Walid menyebut, penundaan berlaku hingga masing-masing bakal calon dinyatakan negatif Covid melalui surat keterangan hasil tes dari rumah sakit.

Karenanya, saat ini bakal calon yang terpapar Covid tengah menjalani isolasi mandiri untuk proses penyembuhan.

“Mereka menjalani isolasi. Jadi, tidak bisa melanjutkan dalam tahapan pemeriksaan kesehatan jasmani, rohani dan bebas penyalahgunaan narkotika.

"Setelah hasilnya negatif, baru nanti kita beri surat pengantar untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Adam Malik,” ujar Khalid, baru-baru ini.

Diketahui, seluruh bakal calon Kepala Daerah diharuskan menjalani swab untuk tes Covid.

Sebelum dilakukan pemeriksaan kesehatan jasmani, rohani, dan bebas penyalahgunaan narkotika dalam tahapan Pilkada.

Merujuk Peraturuan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 10 Tahun 2020, tidak ada aturan untuk membatalkan pendaftaran bakal calon Kepala Daerah, meski belakangan terkonfirmasi Covid.

Hanya saja, kata Khlaid, dimungkinkan akan berakibat pada penundaan tahapan penetapan dan pengundian nomor urut calon Kepala Daerah, serta pengurangan masa kampanye.

“Pemungutan suara kan baru akan dilakukan tanggal 9 Desember, tapi kita tidak tahu kalau nanti ada hal-hal lain yang terjadi. Covid ini kan bencana non alam yang mendunia,” jelasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00