KSOP Sibolga Laporkan Insiden Tabrakan Kapal ke Puskodalops

KBRN, Sibolga : Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sibolga telah melaporkan insiden tabrakan KM Sinar Mas Jaya dengan KMP Wira Glory, ke Pusat Komando dan Pengendali Operasi Penanggulangan Musibah (PUSKODALOPS).

Kepala KSOP Sibolga, Augustia Waruwu mengatakan, saat ini insiden tersebut tengah ditangani Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di lingkungan kerja Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla).

Dalam hal ini PPNS akan membuat resume (rangkuman) dari berita acara pemeriksaan (BAP) peristiwa kecelakaan di laut, untuk selanjutnya diserahkan ke Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP).

“Tindak pidana di bidang pelayaran ini, nanti gimana akhirnya, ya, itu kita menunggu lebih lanjut dari sana (Direktorat KPLP),” ujar Augustia di kantornya, Rabu (2/9/2020).

Pasca insiden tersebut, Wira Glory kini telah kembali beroperasi mengangkut penumpang dengan rute penyeberangan Pelabuhan Sibolga dan Gunung Sitoli.

Sementara, Sinar Mas Jaya milik pengusaha kapal penangkap ikan itu masih dalam kondisi rusak.

Dan masih tersandar di salah satu tangkahan perikanan, di Sibolga. “Penundaan keberangkatan (Wira Glory hanya satu hari saja,” sebut Augustia.

Ditanya terkait kelengkapan dokumen KM Sinar Mas Jaya, Augustia mengaku, sebelumnya si pemilik kapal telah melakukan pengurusan perpanjangan masa sertifikat kapal ke KSOP Sibolga.

“Kebetulan tempo hari docking kapalnya itu di sini, jadi mereka minta diperpanjang dokumennya di sini, pada bulan Oktober 2019,” jelasnya.

Diketahui, peristiwa tabrakan kedua kapal tersebut menyebabkan dua korban meninggal dunia, serta enam orang mengalami luka-luka. Keseluruhan korban merupakan ABK Sinar Mas Jaya.

Terkait hal ini, Augustia mengungkapkan bahwa KSOP juga telah membantu proses mediasi antara pihak manajemen kapal, yang terlibat dengan keluarga korban.

Dalam pertemuan ketiga belah pihak di Kantor KSOP Sibolga, masing-masing menyepakati dilakukan langkah perdamaian.

“Mereka minta dimediasi, mereka sendiri yang menentukan dimana. Dan sudah saling menerima, ikhlas. Ya, sudah selesai perdamaian,” ucapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00