Hanya Ada 8 Paskibra untuk Upacara HUT RI ke 75

KBRN, Sibolga : Dalam masa pandemi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Sibolga akan tetap menggelar upacara peringatan proklamasi kemerdekaan Indonesia ke 75 tahun.

Hanya saja, di tahun ini pelaksanaannya dipastikan berbeda dengan situasi sebelum bencana virus corona melanda tanah air.

Salah satunya, terjadi pengurangan jumlah petugas pengibar bendera Sangsaka Merah Putih.

Seperti halnya terlihat di lapangan Simare-mare, Sibolga, Senin (10/8) pagi, ada delapan orang anggota Paskibra (pasukan pengibar bendera) yang tengah dilatih oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), serta dibantu unsur TNI dan Polri.

Kepala Bidang Kepemudaan Disparpora Sibolga, Wahyu Aulia Siregar mengatakan, pengurangan jumlah anggota Paskibra sesuai Surat Edaran (SE) Menteri Sekretaris Negara.

SE tersebut menyebutkan, pelaksanaan peringatan kemerdekaan RI Tahun 2020 diharuskan mematuhi protokol kesehatan penanganan dan pencegahan Covid-19.

"Sesuai edaran Setneg, formasinya tiga petugas menaikkan bendera dan tiga lagi bertugas menurunkan bendera. Ada dua orang cadangan, masing-masing satu. Jadi semua delapan orang," ujar Wahyu, saat melatih anggota Paskibra.

Selain dari sisi jumlah, kata Wahyu, petugas yang dipilih juga merupakan Purna Paskibra Tahun 2019.

"Sebenarnya kalau di Pusat itu memakai cadangan, yang tidak diturunkan pada saat upacara tahun lalu. Tapi kita tidak punya cadangan, maka kita pakai petugas Purna," ungkapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00