Tidak Memakai Helm Dominasi Pelanggaran pada Ops Patuh Toba 2020 di Tapteng

KBRN, Tapteng : Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) merilis hasil Operasi Patuh Toba 2020 yang digelar dari 23 Juli hingga 5 Agustus 2020 di wilayah hukumnya.

Dari sejumlah pelanggaran yang dilakukan, tidak memakai Helm menjadi pelanggaran terbanyak dalam Operasi Patuh Toba tahun ini.

Informasi yang diperoleh RRI dari Kapolres Tapteng AKBP Nicolas Dedy Arifianto melalui Paur Humas Ipda JS Sinurat, personil Sat Lantas Polres Tapteng melakukan tindakan kepada pengguna jalan yang melakukan pelanggaran sebanyak 24 tilang dan 619 teguran tertulis.

“Perincian tidak memakai helm 308, kelebihan muatan 132 pelanggaran, TNKB 90, kanlpot blong 90, spion 66 pelanggaran dan sabuk pengaman atau safety belt 3 pelanggaran,” kata Sinurat.

Sementara laka lantas yang terjadi semenjak Operasi Patuh Toba 2020 ini terjadi 2 kasus, korban meninggal 1 orang, luka berat 1 orang, luka ringan 2 orang, dengan kerugian materil Rp. 7 juta.

Dalam pelaksanaannya personil Sat Lantas Polres Tapteng mengedepankan teguran dari pada tindakan, dengan tujuan agar kedepan masyarakat melengkapi kelengkapan kendaraannya seperti TNKB, spion, dan muatannya tidak melebihi batas yang ditentukan, serta pengendara yang tidak memiliki SIM agar segera mengurusnya.

“Personil juga tetap mengedepankan pencegahan Covid-19 kepada masyarakat sebagai pengguna jalan raya,” jelasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00