Empat Kader Nasdem Laporkan Ketua DPRD Sibolga ke Polisi

KBRN, Sibolga : Empat orang kader Partai Nasdem Kota Sibolga melaporkan Ketua DPRD Sibolga, Ahmad Syukri Nazri Penarik, ke Polres setempat, Jum'at (29/5/2020).

Keempat pelapor tersebut, yakni salah seorang pendiri Partai Nadem di Kota Sibolga, Manahan Dalimunte, Wakil Ketua Bidang Badan Pemenangan Pemilu Nasdem Sibolga, Bismar Panjaitan.

Selain itu, ada Ketua Bidang Hukum Peraturan Perundang-undangan, Irwansyah Simanjuntak dan Amir Hamzah Lumban Tobing (membidangi divisi Hubungan Kelembagaan).

Bismar menjelaskan, kedatangan mereka ke Polres Sibolga, di Jalan F.L. Tobing, untuk menyampaikan pengaduan keberatan terkait pernyataan Syukri, yang dianggap telah melakukan pencemaran nama baik.

Karena sehari sebelumnya, Kamis (28/5), Syukri selaku Pemimpin sidang Paripurna Penyampaian Laporan Kerja Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Sibolga Tahun 2019, ada menyebut nama Bismar serta tiga orang rekannya.

Disebutkan, Syukri menuding keempat pelapor terlibat melakukan peminjaman uang kepada Wali Kota Sibolga, Muhammad Syarfi Hutauruk.

"Sementara kalau menurut kami, gak pernah kami meminjam uang dari Wali Kota Sibolga. Justru kita bingung, karena kemarin katanya minjam uang, besaran nilai nominalnya tidak disebutkan, dan kapan peminjaman itu tidak disebutkan.

"Sebenarnya menurut kami, hal ini merupakan pencemaran nama baik di hadapan publik, dan termasuk juga fitnah. Karena yang dilakukan tidak ada, dikatakan ada," tegas Bismar kepada awak media, di halaman Mapolre Sibolga.

Tudingan Ketua DPRD soal peminjaman uang itu, juga disesalkan Manahan. Ia menyebut, tidak sepatutnya hal yang bersifat privasi (kerahasiaan pribadi) disinggung dalam sidang Paripurna.

Terlebih, hal tersebut dilakukan oleh Syukri, yang notabene (sekaligus juga) salah seorang pengurus di Partai Nasdem Kota Sibolga.

"Kita heran juga. Beliau itu kan Sekretaris Nasdem Kota Sibolga, sekaligus Ketua DPRD Kota Sibolga. Apa yang disampaikannya dalam LKPj Wali Kota itu, tidak ada relevansinya (keterkaitan). Mau kami berutang 5 triliun kemanapun, apa urusannya," kata Manahan.

Sementara, Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi Partai Nasdem Sibolga, Janner Silitonga menyatakan, secara organisasi Nasdem siap mendampingi pelaporan yang dilakukan keempat orang kadernya itu.

"Karena mereka yang berempat itu adalah kader Nasdem, secara pribadi dan kelembagaan kita dukung dan dampingi saudara kita yang difitnah atau yang dicemarkan nama baiknya," jelas Janner.

Dijelaslaskan, Laporan keempat kader Nasdem tersebut telah diterima serta ditindak lanjuti Satuan Reskrim Polres Sibolga. "Polisi itu bekerja secara profesional dan berintegritas," sebut Janner.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00