Wakil Ketua DPRD Sibolga Jamil Zeb Tumory Minta UPT Karantina Hewan Pelabuhan Sibolga Beri Kelonggaran Pengiriman Hewan Kurban

KBRN, Sibolga : UPT Karantina Hewan Pelabuhan Sibolga diminta untuk memberi kelonggaran, khususnya pengiriman hewan kurban untuk keperluan perayaan Idul Adha ke Pulau Nias.

"Saat ini ada larangan pengiriman hewan kurban dengan alasan peraturan. Itu kategori membatalkan orang beribadah,” kata Jamil Zeb Tumory di Kantor DPRD Sibolga di Jalan S Parman Sibolga, Rabu (06/07/2022).

Menurut Wakil Ketua DPRD Sibolga itu, yang perlu diperketat adalah aturan kesehatan hewan kurban dan jika sudah diperiksa oleh tim serta dinyatakan sehat dan layak dipotong agar diperbolehkan dikirim.

“Jangan kita biarkan orang tidak beribadah di Hari Raya kurban ini. Maka itu harus ada kebijakan dan langkah cepat, sehingga masyarakat di Pulau Nias khususnya yang beragama Islam bisa melakukan kurban pada perayaan Idul Adha.

Sebelumnya, Antoni warga Nias Selatan yang akan membawa hewan kurban melalui Pelabuhan Sibolga mengaku kecewa. Pasalnya pihak UPT Karantina Hewan di Pelabuhan tidak mengeluarkan izin pengiriman dengan alasan adanya aturan yang melarang.

"Ada 6 hewan kurban yang sudah dipesan jauh hari untuk kurban Idul Adha di Masjid Teluk Dalam. Namun saat mau dibawa ke Nias Selatan tidak diberi izin dengan alasan adanya larangan," ujar Antoni.

Sementara, Yuli, salah seorang Pegawai UPT Karantina Hewan di Pelabuhan Sibolga membenarkan adanya larangan pengiriman hewan pasca penyebaran virus.

“Pulau Sumatera sudah zona merah, jadi mau kirim hewan ke zona hijau dilarang,” kata Yuli.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar