73 ekor sapi di Padangsidimpuan terjangkit PMK

KBRN, P.Sidimpuan : Sebanyak 73 ekor hewan ternak sapi di Padangsidimpuan dilaporkan terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kota Padangsidimpuan Edi Darwan Harahap saat Sosialisasi Pemotongan Hewan Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH) dan panduan pelaksanaan ibadah qurban, yang digelar dua hari lalu di Padangsidimpuan.

"73 ekor sapi itu sudah menjalani isolasi dan menunggu vaksinasi, sebagian diantaranya sudah sembuh," ujar Edi Darwan Harahap, dalam keterangannya, Kamis (30/06/2022).

Edi mengatakan, PMK di Padangsidimpuan berasal dari hewan ternak yang masuk dari luar daerah, yang luput dari pemeriksaan petugas kesehatan hewan. 

Karenanya ia menghimbau warga pemilik hewan qurban dan patia qurban di untuk segera menghubungi dokter hewan di Dinas Pertanian Kota Padangsidimpuan agar dilakukan pemeriksaan kesehatan hewan ternak serta diberikan surat rekomendasi sehat.

“Begitu juga hewan ternak yang dari luar daerah, mohon diberitahukan agar bisa juga kami cek kondisi kesehatannya dan paling, tidak 2 atau 3 hari sebelum dilakukan qurban, agar bisa kita antisipasi,” ucapnya.

Sementara Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution meminta kepada semua pihak dan panitia qurban untuk melaporkan hewan yang akan di qurbankan kepada pihak Dinas Pertanian Kota Padangsidimpuan untuk memastikan  hewan yang akan di qurbankan tidak terjangkit PMK dan layak untuk di qurbankan.

"Pastikan asal hewan kurban benar-benar baik dan bukan dari daerah yang banyak terpapar. Karena, hampir 90 persen hewan qurban kita berasal dari luar daerah," harapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar