Gubsu : Pertanian dan Infrastruktur Fokus Taput di 2022

KBRN, Taput : Program pembangunan di Tapanuli Utara (Taput) pada tahun 2022 akan difokuskan pada pengembangan pertanian dan perbaikan infrastruktur Hal itu dikatakan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi saat melakukan kunjungan kerjaK (Kunker) ke Taput di Sopo Partukkoan Gedung Kesenian, Tarutung, Rabu (22/9/2021).

Gubsu menyebutkan, pertanian di Taput merupakan sektor yang potensial, namun sejumlah lokasi pertanian perlu mendapat perhatian pemerintah, terutama infrastruktur irigasi persawahan.

"Saya sudah setujui, dan saya sudah perintahkan agar itu dialokasikan di tahun depan. Jadi serapan anggaran supaya bisa dipercepat, begitu juga di Kabupaten Taput (APBD Taput)," jelasnya.

Selain itu Edy Rahmayadi menyebutkan saat ini dirinya berusaha menyelesaikan persoalan yang ada, seperti mempersiapkan tim perencanaan percepatan perbaikan jalan (provinsi).

"Memang sekarang bukan waktunya untuk bicara yang enak-enak. Tetapi saya hadir di sini, karena saya mencintai rakyat," ujar Gubsu.

Gubernur juga mengingatkan agar seluruh masyarakat Taput, dapat mendukung sektor pariwisata, terutama dalam memberikan pelayanan serta keramahtamahan kepada setiap orang yang berkunjung ke kabupaten ini.

Sementara Bupati Taput Nikson Nababan mengapresiasi kehadiran Gubernur di Taput, apalagi permohonan untuk perbaikan dan pembangunan jalan provinsi, terutama jalur Taput-Lahuhanbatu, sebagai alternatif, khususnya dalam pengiriman hasil pertanian, mendapat respons yang positif dari Gubernur, yang langsung memerintahkan jajarannya untuk mempersiapkan perencanaan, termasuk jalur tembus Taput-Labuhanbatu agar dapat dibuka, sehingga dapat memangkas waktu tempuh hingga empat jam, dan telah dibicarakan bersama kedua daerah.

Selain itu Nikson juga menyampaikan terkait perbaikan dua irigasi, guna melengkapi fokus pengembangan pertanian di daerah itu.

"Juga ada dua irigasi yang perlu perhatian Pak, itu mengaliri ribuan hektare sawah. terimakasih kepada Bapak Gubernur yang sudah datang dan memberikan bantuan provinsi, kemudian ada juga bantuan PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional). Dengan bantuan ini, semoga Sumatera Utara menjadi yang terdepan dari provinsi lain," jelas Nikson.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00