BKM Masjid Kecamatan Barus Usulkan Penambahan Penyuluh Agama Islam

KBRN, Barus : Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah H.M.Saputra menyatakan sejak tahun 2017 di Kementerian Agama telah diangkat Penyuluh Agama Islam non -PNS yang bertugas untuk memberikan penyuluhan, penerangan kepada masyarakat yang berkaitan dengan hal -hal ke Islaman. Pernyataan itu disampaikan Saputra dalam forum Sillaturrahmi Jajaran KUA Barus dengan Pengurus BKM se kecamatan Barus yang berlangsung di kantor Kementerian Agama kantor urusan Agama Kec Barus,yang dihadiri Ketua MUI Kec Barus Ismail Tarihoran ,Senin 20/9-2021.

Untuk Kecamatan Barus lanjut Saputra  ada 8 orang Penyuluh Agama Islam non -PNS yang bertugas di 8 desa yakni, Desa Pasar Terandam, Sigambo -Gambo, Bukit Patupangan, Aek Dakka, Ujung Batu, Kampung Mudik, Pasar Batu Gerigis dan desa Kampung Solok. 

Dari Kementerian Agama kata Ka KUA itu, ada dibebankan kepada Penyuluh untuk membentuk majelis ta'lim sendiri, meskipun sudah ada majelis ta'lim yang dibentuk oleh masyarakat itu sendiri. 

" kegiatan- kegiatan majelis ta'lim inilah sebagai bentuk laporan penyuluh  untuk disampaikan ke tingkat II (Kemenag Kab.), apakah mereka aktif langsung terjun ketengah-tengah masyarakat masuk ke majelis ta'lim.,tentunya bapak -bapak Pengurus BKM lah yang lebih tau, untuk itu kami mengharapkan ada masukan, saran maupun usulan dari pengurus BKM " pinta Saputra. 

Menyikapi hal itu berbagai saran, masukan dan usulan pun disampaikan dalam forum itu,seperti yang diusulkan BKM masjid Al -Ihsan desa Gabungan Hasang  ZM. Manullang mengingat wilayah Barus cukup luas yang terdiri dari 11 desa 2 Kelurahan Sementara penyuluh Agama hanyalah 8 orang maka ia mengusulkan melalui KUA agar kiranya untuk Kec Barus mohonlah agar Penyuluh Agama Islam ditambah personilnya. 

Usulan itu direspon pula oleh BKM masjid Al -Muhtadin Tambak Kelurahan Pasar Batu Gerigis Herbet Panggabean dan BKM masjid Arrahman Pasar Terandam Safran Jamil Marbun dan di amini oleh BKM masjid yang lainnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00