316 Ribu Lebih Pelamar Lulus Seleksi Administrasi CPNS Kemenkumham

KBRN, Sibolga: Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) secara resmi mengumumkan daftar nama pelamar yang telah lulus seleksi administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2021.

Kepala Biro Kepegawaian Kemenkumham, Sutrisno merincikan jumlah pelamar yang lulus administrasi.

Untuk kualifikasi pendidikan non-SLTA 35.878 orang, dan sebanyak mungkin kualifikasi pendidikan SLTA 280.676 orang.

“Adapun kualifikasi pendidikan yang tidak memenuhi syarat untuk kualifikasi non-SLTA sebanyak 11.304 orang, dan untuk pendidikan SLTA sebanyak 159.191 orang,” ujar Sutrisno dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/8/2021).

Dijelaskan, Kementerian yang dipimpin Yasona Laoly ini adalah kementerian masyarakat yang paling banyak dilamar yang mau jadi CPNS.

Pada tahun ini, tercatat sebanyak 627.113 orang pelamar melamar di Kemenkumham.

Meski demikian, tidak semua mengunggah dokumen persyaratan dan tidak semua yang mengunggah persyaratan persyaratan.

Dari jumlah tersebut, hanya 316,554 orang yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) dan dapat melaju ke tahap selanjutnya. Sisanya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) atau tidak mengunggah dokumen.

Ada beberapa alasan mengapa seorang dapat dinyatakan TMS. Diantaranya, terkait dengan surat lamaran, akta kelahiran, e-KTP, surat pernyataan, dokumen akreditasi, ijazah, transkrip nilai, surat tanda registrasi (STR) tenaga kesehatan, pas foto, surat keterangan sehat, dokumen tidak asli, dan lainnya.

“Setelah dilakukan seleksi administrasi dan dokumen pengunggahan CPNS, jika dokumen memenuhi syarat maka akan lulus seleksi administrasi dan selanjutnya bisa mencetak kartu ujian,” terang Sutrisno.

“Namun jika dokumen TMS, maka bisa mengajukan atau sanggahan mulai 4 hingga 6 Agustus 2021,” lanjutnya.

Masa sanggah merupakan kesempatan yang diberikan untuk mengajukan keberatan terhadap hasil pengungkit.

Namun, hal ini berlaku pada kesalahan yang bukan disebabkan oleh aplikasi hanya dari verifikator instansi.

Dan, sanggahan sudah bukan untuk memperbaiki, mengubah, atau menambah informasi terhadap dokumen yang diunggah.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Komjen Pol. Andap Budhi Revianto sudah mengingatkan kepada para calon pelamar untuk membaca secara detail dan cermat terkait berbagai syarat dan ketentuan yang diperlukan di laman cpns.kemenkumham.go.id.

Hal ini bertujuan menghindari permasalahan dalam masa pendaftaran dan seleksi administrasi, bahkan untuk menghindari calon peserta gugur dalam proses seleksi administrasi.

“Kita memberikan waktu sanggah kepada para pendaftar selama proses seleksi administrasi ini. Hal ini dilakukan untuk menjembatani jika ada peserta komplain karena tidak dilulusikan sementara dia merasa persyaratan yang diberikan sudah lengkap,” ujar Andap.

“Persyaratan yang disampaikan dalam laman BKN adalah persyaratan secara umum. untuk lamanke CPNS Kemenkumham, secara spesifik persyaratan yang ada dalam kami yaitu cpns.go.id. Bila tidak teliti, calon peserta bisa gugur dalam tahap seleksi administrasi,” tambahnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00