FOKUS: #TANGGAP BENCANA ALAM

Di Era Pandemi, BMKG Tapteng Maksimalkan Teknologi dan Sinergi Lintas Instansi

KBRN, Sibolga : Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Klas II F. L Tobing Tapanuli Tengah (Tapteng) Ahmad Ubaedillah mengaku, pihaknya terus berupaya memaksimalkan pemanfaatan teknologi serta meningkatkan sinergitas lintas instansi dalam langkah-langkah mitigasi maupun percepatan informasi kebencanaan.

Hal itu di ungkapkan Ahmad Ubaedilah ditengah beragam harapan agar BMKG semakin meningkatkan kapasitas manajemen penanggulangan dan adaptasi bencana di era pandemi covid-19 yang belum usai.

“Kalau untuk penyampaian (informasi kebencanaan) selama ini kan karena masa (pandemi covid-19) sekarang ini kami lebih fokus ke sosial media ya. Apalagi ke BPBD, karena jaringan mereka lebih luas bisa menjangkau sampai kecamatan-kecamatan kami informasi, ditambah peralatan kami yang tersedia di BPBD bila terjadi gempa atau apa itu bisa langsung terdeteksi dan menyebar SMS kepada pihak stake holder,” kata Ahmad Ubaedillah menjawab RRI.co.id Kamis (29/7/2021) yang juga bertepatan dengan Hari Ulang tahun Meteorologi, Klimatologi, dan Geofiksika ke 74.

Ahmad Ubaedillah tidak menampik, era pandemi covid-19 memang turut menjadi kendala yang menyebabkan sejumlah program dalam memberikan pemahaman dan sharing informasi tentang kebencanaan serta mitigasi tidak berjalan. Guna menjawab persoalan tersebut menurutnya BMKG terus berusaha agar sinergitas lintas instansi berjalan dengan baik.

“Untuk instansi kami selalu sinergi, selama ini mungkin bisa bertemu secara offline, ya sekarang ini kami berhubungan via telepon dan wa ya untuk sementara ini untuk pertemuan offline sedikit berkurang memang. Tapi koordinasi dengan BPBD dan TNI, Polri tetap berjalan,” ujarnya.

Namun menurut Ahmad, tantangan terbesar dalam mitigasi dan penanggulangan bencana saat ini adalah penyebaran informasi-informasi hoax yang masih saja terus terjadi, sehingga dibutuhkan edukasi yang intens agar masyarakat semakin jeli dalam menyerap dan mengkomsumsi informasi terutama mengenai kebencanaan.

“Kepada masyarakat selalu bisa memilah informasi terkait dengan informasi kebencanaan dari sumber yang dipercaya mohon dikomfirmasi ke instansi terkait baik BPBD, BMK maupun pemerintah daerah. Jadi informasi sekarang ini kan simpang siur, untuk bisa memastikan ya cari informasi dengan validasi yang bisa dipercaya” pesan Ahmad menambahkan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00