Pemkot dan DPRD Sibolga Saling Sangkal Soal Kepemilikan Lahan

KBRN, Sibolga: Wali Kota Sibolga, Jamaluddin Pohan membantah bila Pemkot Sibolga disebut tidak memiliki dokumen kepemilikan atas lahan yang dikuasai oleh pihak swasta, di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan.

“Pemerintah Kota ada buktinya, tanah itu dipinjam pakaikan kepada seseorang, Hartono, pada tahun 70an selama 25 tahun,” tegas Jamaluddin usai menghadiri sidang paripurna istimewa peringatan hari jadi Sibolga ke 321, di Gedung DPRD Sibolga, Senin (5/4/2021). 

Dalam persoalan ini, Jamaluddin menuturkan, UD. Budi Jaya selaku pihak ke tiga telah melangggar perjanjian penggunaan lahan milik Pemkot Sibolga seluas 5000 meter per segi.

“Setelah habis masa pinjam pakainya, Hartono memindah tangankan kepada anaknya. Sementara, di perjanjian pinjam pakai itu tidak boleh dipindah tangankan kepada pihak ke tiga lainnya,” terangnya.

Sebelumnya, Wakil ketua DPRD Sibolga, Jamil Zeb Tumori mengaku belum menemukan bukti kuat untuk membenarkan lahan yang disengketakan itu merupakan aset Pemkot Sibolga.

Melainkan ada dukumen yang menerangkan bahwa dulunya lahan tersebut hasil penimbunan laut oleh pihak UD. Budi Jaya.

“Saya belum melihat satu dokumenpun yang menyatakan bahwa lahan itu punya Pemkot. Tapi, kalau Budi Jaya saya sudah lihat, karena pernah diperlihatkan dokumen-dokumen mereka ke DPRD Sibolga. Seperti, sertifikat, pengajuan sertifikat. Kemudian, izin penimbunan, pajak, itulah semua,” ungkap Jamil, di Kantor DPRD Sibolga.  

Selain itu, Jamil mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) di DPRD untuk penyelesaian permasalahan antara Pemkot Sibolga dan UD. Budi Jaya.

“Melalui sidang paripurna LKPj (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Wali Kota Sibolga Tahun 2020, pada tanggal 1 April 2021), saya sampaikan kepada pimpinan sidang dan seluruh anggota DPRD supaya dibentuk Pansus untuk menelusuri siapa pemilik aset itu sebenarnya,” sebutnya.

Pada tanggal 31 Maret 2021, Pemkot Sibolga didampingi Kejaksaan Negeri Sibolga dan Polres Sibolga melakukan eksekusi lahan yang dikuasi UD. Budi Jaya.

Tindakan itu diklaim Pemkot Sibolga sebagai langkah penyelamatan aset Pemerintah Daerah untuk rencana kepentingan umum.

Terkait permasalahan ini, RRI masih berupaya untuk mendapatkan keterangan dari pihak UD. Budi Jaya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00