Sejumlah Pedagang di Pasar Nauli Sibolga Mogok Jualan

Sejumlah pedagang di pasar Nauli Sibolga meminta Pemerintah serta pihak terkait untuk menunda relokasi pasar hingga lewat hari lebaran, pasalnya tindakan itu disebut akan menyengsarakan para pedagang.

"Kalau mau dipindahkan pun, tunggulah lewat lebaran ini pak, kasihanilah dulu kami, dilebaran ini nya biasanya agak laku jualan," ujar Ibu Sinaga salah seorang pedagang pakaian jadi kepada RRI di lantai 2 gedung Pasar Nauli Sibolga Senin 29 Maret 2021.

Masih ditempat yang sama, Ibu Boru Hutagalung yang mengaku berjualan sepatu dan Sandal juga menyampaikan keluhannya terkait rencana relokasi pasar itu.

"Sebenarnya pun di stadion Horas dibuat pasar itu kurang layak itu pak, tapi apalah daya kami, gak apa apalah tapi janganlah dulu sekarang mampus kali kami pak", tandasnya.

Ditanyai terkait waktu kapan akan dilakukan relokasi,  Ibu hutagalung menyebut dari informasi yang diperolehnya  relokasi itu direncanakan pada 11 April 2021.

Amatan RRI, para pedagang dilantai 2 gedung pasar Nauli Sibolga itu menutup kios tempat dagangan dan tidak melakukan aktifitas berjualan.

"Inilah yang dapat kami lakukan, kami mogok jualan, semoga lah bapak Walikota memperhatikan aspirasi kami," ucap Pak Sinaga usai ikut bersama perwakilan pedagang  lainnya menyampaikan keluhan para pedagang secara tertulis ke kantor DPRD Sibolga pagi  itu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00