Wisuda ke-108, Rektor Unnes Minta Teladani Santri

KBRN, Semarang : Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengelar wisuda ke-108. Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman mengatakan, wisudawan ke-108 ini istimewa karena lulus di masa covid yang makin mereda. 

“Anda semua adalah wisudawan-wisudawati istimewa karena terbukti berhasil menyelesaikan pendidikan dan terus bergerak maju pada masa sulit selama pandemi ini. Kita berdoa bersama semoga covid segera mereda dan sirna, Insyaallah, perjuangan Saudara mendapat berkah dari Tuhan Yang Maha Esa, penuh kesuksesan dan kemuliaan dunia akhirat. Amin ya rabal alamin,” tuturnya, Jumat (22/10/2021). 

Fathur mengemukakan, sebagai Perguruan Tinggi Negeri, Unnes selalu memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa untuk mengakses layanan akademik dengan menerapkan standar yang unggul.

Dia menegaskan, dengan membangun atsmoser standar unggul layanan akademik dapat menghasilkan prestasi-prestasi yang luar biasa. Terbukti, sebanyak 74 mahasiswa mendapat kepercayaan mewakili kontingen Jawa Tengah di ajang PON XX Papua dan memberikan kontribusi meraih 29 medali.

"Di antara yang mengikuti wisuda hari ini, ada yang mendapatkan medali mendapatkan medali. Mereka berangkat sedang proses skirpsi, dan pulang membawa medal. Ini juga bukti pasti ada jalan untuk menyelesaikan skirpsi. Untuk itu gelorakan UNNES tiada hari tanpa Prestasi,” ucapnya. 

Selain itu, Fathur menyampaikan peneguhan reputasi Unnes sebagai perguruan tinggi unggul, tujuh program studi telah terakreditasi internasional AQAS. 

“Akreditasi internasional adalah wujud pengakuan masyarakat dunia terhadap kualitas pendidikan Unnes. Pengakuan internasional ini merupakan peneguhan reputasi Unnes sebagai perguruan tinggi unggul,” jelasnya. 

Tak hanya itu, Guru Besar Sosiolinguistik tersebut juga mengajak para wisudawan untuk meneladani santri. Mereka ini memiliki perbedaan dan kesamaan dengan para santri. 

“Tanggal 22 Oktober 2021 merupakan Hari Santri yang bisa dijadikan bahan renungan agar bisa memetik pelajaran penting darinya. Kesamaan terebut ini sama-sama memiliki keimanan, keilmuan, dan amal saleh. Untuk perbedaan hanya secara epistemologis dari Pendidikan formal,” jelasnya.

Menurutnya, ada tiga sikap yang sangat layak  diteladani dari para santri yaitu Pertama, memiliki etos sebagai pembelajar sepanjang hayat. Kedua, memiliki kemuliaan adab. Dan ketiga, kemampuan menyikapi keragaman secara positif.

“Untuk itu berharap para wisudawan-wisudawati dapat meneladani sikap dari para santri agar dapat menjadi orang yang hebat, orang yang memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui keilmuan yang didapat sewaktu kuliah dan mampu mengamalkannya sehingga mendapatkan amal yang saleh,” pungkasnya.

Wakil Rektor Bidang Akademik UNNES Prof Dr Zaenuri Se MSi Akt melaporkan, wisudawan ke-108 UNNES meluluskan sebanyak 1.069 mahasiswa terdiri atas program Doktor 14 orang, Program Megister 173 orang, Program Sarjana 881 orang, dan program Diploma 10 orang. 

“Dengan rincian Pascasarjana 187 orang, Fakultas Ilmu Pengetahuan 140 orang, Fakultas Bahasa dan Seni 128 orang, Fakultas Ilmu Sosial 84 orang, Fakultas matamatika dan IPA 143 orang, Fakultas Teknik 108, Fakultas Ilmu Keolahargaan 86 orang, Fakultas Ekonomi 143 orang, dan Fakultas Hukum 50 orang,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00