Lembaga Pemasyarakatan Bukan Akhir Dari Segalanya

KBRN, Batang : Mendengar nama Yoyok Riyo Sudibyo, tentu di dalam benak terbersit adalah Bupati Batang yang menjabat pada periode 2012-2017. Pria yang pernah bertugas sebagai anggota TNI Angkatan Darat dengan pangkat terakhir Mayor itu, kini lebih memilih menekuni bidang bisnis atau berwirausaha.

Ia sengaja menyempatkan waktunya ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Batang untuk memotivasi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) khususnya para santri Ponpes Darut Taubah.

“Urip iku mung sawang sinawang (membanding-bandingkan kehidupan seseorang dengan orang lain), dia mungkin merasa terhina, padahal belum tentu yang di luar itu lebih baik darinya,” terangnya saat memotivasi santri dari Ponpes Darut Taubah, Lapas Batang, Sabtu (25/6/2022).

Ia menekankan kepada para santri, agar mampu menyikapi bahwa kehidupan di dalam Lapas tidak bisa dikatakan akhir dari dunia.

“Masih banyak hal yang bisa dia perbuat. Tapi bagi yang di luar sana, jangan memandang WBP itu masyarakat yang terbuang, belum tentu yang terburuk,” tegasnya.

Kepala Lapas Batang, Rindra Wardhana mengatakan, kehadiran Mantan Bupati Batang Yoyok Riyo Sudibyo itu tujuan utamanya adalah memotivasi WBP terutama untuk menyiapkan mental, setelah bebas nanti.

“Di dalam pun kami berkewajiban menyiapkan mereka diri, sehingga setelah bebas, siap berbaur dengan masyarakat dan menjadi manusia Indonesia seutuhnya, yang bisa berkarya,” ungkapnya.

Kehadiran beliau dapat menjadi stimulan bagi WBP, agar  mereka bisa menjalani sisa pidananya dengan baik dan mengikuti program-program pembinaan kompetensi, sebagai bekal mereka di masa depan. (MC Batang Jateng/Heri)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar