Perlu Ilmu Akuntansi, Tim Unnes Latih Kafaya

KBRN, Semarang : Tim dari Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melakukan pengabdian ke Panti Asuhan Kafalatul Yatama (Kafaya) di Jl Panembahan Senopati RT9/ RW3 Kelurahan Ngaliyan, Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang.

Ketua Tim Pengabdian FE UNNES di Kafaya, Muhammad Ihlashul'amal SE MSi mengatakan, memberikan materi akuntansi terhadap pengurus dan anak asuh dan alumni dengan narasumber Drs Asrori MS.

“Kafaya merupakan panti berbasis pendidikan Islam. Maka pelatihan akuntansi juga penting. Karena terkait dengan pembayaran kewajiban zakat,” kata Ihlashul’amal, Jumat (15/10/2021).

Ia menjelaskan, memberikan materi pembukuan kepada pengurus dan santri panti karena sesuai kebutuhan. Diantaranya untuk penghitungan nisab zakat, membayar pajak dan administrasi panti.

“Alumni panti ada yang berwirausaha sehingga ilmu dari pelatihan ini dapat digunakan untuk pembukuan usaha,” jelasnya.

Melihat adanya potensi kader pendidik Kafaya dikatakan Ihlashul ‘Amal, Tim Pengabdiannya berjumlah 4 orang dapat membuka workshop akuntansi UMKM. Karena menurutnya, sebagai warga Indonesia beragama Islam perlu mengetahui ilmu akuntansi.

“Penghitungan pajak, zakat kan butuh ilmu akuntansi, ini yang coba kami ajarkan kepada pengurus dan anak panti Kafaya,” pungkasnya.

Sementara itu pengasuh Panti Kafaya Ustadz Mansyur menambahkan, terdapat 25 anak asuh yang sedang menempuh pendidikan sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi. Dalam pendidikan, ia menerapkan kurikulum pesantren kepada para anak asuh.

“Selain kegiatan belajar di sekolah formal, kegiatan rutin yang dilakukan di pola pengasuhan anak santrinya seperti pola pengasuhan pondok pesantren tradisional pada umumnya, seperti sholat tahajud, fashohah Al-Quran, jamaah salat di masjid dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Ia menyebut, per Oktober 2021 jumlah alumni dari Panti Kafaya sebanyak 17 anak. Beberapa dari alumni ada yang kegiatan usaha mandiri.

“Ilmu dari Tim Pengabdian FE UNNES bermanfaat bagi kami dan anak-anak, agar dalam pembukuan baik mengenai panti dan usaha kecil alumni dapat tercatat dengan rapi dan dapat jadi bahan koreksi serta evaluasi,” tambahnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00