Juli, 655 Ahli Waris Terima Santunan Kematian

KBRN, Pekalongan : Pemerintah Kota Pekalongan kembali menyerahkan santunan kematian kepada ratusan ahli waris se-Kota Pekalongan yang tidak mampu. Kali ini, santunan kematian yang diterimakan ahli waris adalah usulan dari periode bulan Juli 2021.

Santunan diserahterimakan secara simbolis dari Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid SE didampingi Wakil Wali Kota Pekalongan H Salahudin STP, anggota Komisi B DPRD Kota Pekalongan, Isnaeni Ruhullah Kumaini, dan masing-masing camat pendamping penerima manfaat di ruang Wali Kota Pekalongan, Rabu (6/10/2021).

Afzan Arslan menyampaikan turut belasungkawa kepada ahli waris atas kepergian orang-orang tercinta mereka. Pemkot Pekalongan memberikan santunan kematian sebesar Rp 1 juta per ahli waris yang anggota keluarganya meninggal dunia, sebagai bentuk kepedulian kepada warganya.

“Ini penyerahan bantuan rutin kepada ahli waris yang keluarganya meninggal dari keluarga tidak mampu. Selaku Pemerintah Kota Pekalongan, kami mengucapkan belasungkawa kepada para ahli waris, yang anggota keluarganya meninggal dunia. Semoga santunan kematian sebesar Rp 1 juta ini dapat membantu meringankan para ahli waris yang sedang berduka cita, sekaligus sebagai bentuk kewajiban pemerintah kepada warganya yang tidak mampu,” tutur Aaf, sapaan akrab wali kota.

Menurut dia, bulan Juli kemarin memang kasus pandemi Covid-19 tengah mengalami peningkatan. Di mana, beberapa pasien yang terkonfirmasi positif meninggal dunia dan harus dimakamkan sesuai protap Covid-19. 

Berdasarkan data, untuk usulan jumlah kematian pada periode Juli 2021 kemarin cukup banyak yang menerima santunan yakni sebanyak 655 orang se-Kota Pekalongan. Terdiri atas Kecamatan Pekalongan Utara sebanyak 171 orang, Pekalongan Selatan sebanyak 105 orang, Pekalongan Barat sebanyak 224 orang, dan Pekalongan Timur ada 155 orang.

"Kami salurkan santunan kematian yang diberikan kepada masing-masing ahli waris. Walaupun nominalnya tidak terlalu banyak, mudah-mudahan ini bisa membantu meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Kami juga meminta bagi yang belum divaksin bisa segera divaksin agar  pandemi Covid-19 ini segera berakhir,” terang Aaf.

Sementara itu, Kepala Bidang Perbendaharaan dan Kas Daerah pada Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pekalongan, Gufron Faza SE MecDev menjelaskan, usulan santunan kematian periode Juli 2021 bagi warga tidak mampu di Kota Pekalongan telah tersalurkan dengan total Rp 655 juta dari dana APBD Kota Pekalongan.

Gufron menyebutkan, kasus kematian pada periode Juli ini jumlahnya meningkat dibandingkan bulan-bulan sebelumnya yang rata-rata setiap kecamatan sebanyak 50 orang yang meninggal dunia.

“Di data kami di bulan Juli 2021 kemarin, untuk santunan kematian rata-rata 150 orang, jadi ada peningkatan sekitar 300 persen. Memang sangat luar biasa jumlah tersebut, sehingga pada hari ini baru bisa kami serahkan di kesempatan kali ini lewat Bapak Walikota dan Bapak Wakil Walikota,” pungkasnya. (Miftachudin - Pekalongan)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00