BK Harus Kembalikan Kepercayaan Publik

KBRN, Semarang : Tugas Badan Kehormatan (BK) DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Jateng, sangat penting untuk mengembalikan tingkat kepercayaan masyarakat kepada institusi DPR/DPRD.

“MKD maupun BK harus mengembalikan kepercayaan publik. Bagaimanapun kepercayaan itu sangat penting untuk menjadi modal mendapat dukungan. Karena itulah saya meminta kepada Anda yang duduk dalam BK supaya dalam ngomong, bersikap harus punya dasar. Dasarnya apa yakni tata tertib,” tegas Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI Habib Aboe Bakar Al Habsyi, dalam acara pembukaan Sinergitas Badan Kehormatan se-Jateng di Surakarta, Jumat (1/7/2020).

Dia pun mengakui, tidak semua DPRD di kabupaten/kota memberi porsi yang lebih pada BK sesuai tugas pokok dan fungsinya. Ada di daerah, BK tidak memiliki ruangan rapat. Bahkan ada pula anggota BK tidak memahami aturan tatibnya. Maka dari itulah pimpinan DPRD termasuk sekretariatnya harus mampu memberi ruang pada pengembangan BK.  

Selama dua hari sampai Sabtu (2/7/2020), lembaga BK diberi pemahaman guna meningkatkan marwah, martabat anggota DPRD. Dalam dua hari itu, BK diberi pengayaan materi mengenai penguatan disiplin, dan integritas anggota DPRD.

Sementara dalam sambutan pembukaannya, Wakil Ketua DPRD Ferry Wawan Cahyono berharap banyak peran MKD/BK bisa sangat besar. Karena itulah dia berharap dengan adanya forum BK ini bisa lebih meningkatkan performanya serta komunikasi antar-BK.

Ketua BK DPRD Jateng St Sukirno, tugas dan kewenangan BK DPRD, tidak dikaitkan dengan tugas mengadili, seperti halnya badan-badan peradilan yang resmi, namun dalam pelaksanaan tugasnya menyerupai kekuasaan kehakiman seperti memeriksa pengaduan, penyelidikan, verifikasi, dan melakukan persidangan atau disebut Quasi Yustisial, selain itu dalam menjalankan praktek peradilan Badan Kehormatan memiliki peraturn beracaranya atau disebut tata beracara.

 

 

 

 

 

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar