Beli Bali, Upaya RK Gairah UMKM Bali

KBRN, Semarang : Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjadi juru lelang ketika launching “Beli Bali” di Westin Hotel, Nusa Dua, Bali. Kang Emil sapaan akrabnya menawarkan, aneka kerajinan tangan produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Bali, kepada undangan para nasabah prioritas Bank BJB.

Ia mengemukakan, yang dilakukan Pemprov Jawa Barat merupakan bentuk sinergitas dan keseriusan untuk menggairahkan kembali sektor UMKM di Bali, usai terhantam pandemi Covid-19. Ia juga mengapresiasi orang-orang berpunya dan baik hati dari Jawa Barat karena berminat membeli produk UMKM Bali.

“Mudah-mudahan ini pertanda suksesnya penjualan UMKM Bali,” ucapnya, Senin (20/9/2021).

Menurut Kang Emil, acara lelang berlangsung sangat hidup, terlihat dari nilai lelang sampai berlipat kali. Sebagai pemandu acara ia tak mengira, produk UMKM Bali mendapat apresiasi yang luar biasa dari peserta lelang.

“Saya jadi semangat bikin lelang lagi. Harapannya, bisa terus membantu dan bermanfaat untuk masyarakat,” ujar alumni Barkeley, California University itu.

Perajin gelang perak dan bros dari Bali I Made Suardita mengaku terharu produknya dapat terjual Rp 100 juta. Dalam hitungan jam, produk Suardita laku dengan angka spektakuler.

“Terkejut. Tidak menyangka sama sekali. Jadi penyemangat kami. Apalagi selama pandemi kami tidak mendapat orderan dari konsumen,” kata lelaki 53 tahun itu.

Selama hampir dua tahun tak mendapat order akibat pandemi Covid-19. Suardita menilai apa yang dilakukan Gubernur Jawa Barat, sangat berarti bagi para pelaku UMKM Bali.

“Kerja sama ekonomi ini sangat menguntungkan,” tutur Suardita yang sudah lebih dari 20 tahun menggeluti kerajian tangan rumahan. Mulai seni ukir, wayang kulit Bali sampai kerajinan perak.

Ayah satu anak itu tak menampik jika bahan baku perak yang digunakannya, banyak tersedia.

“Selama ada modal, mudah kita peroleh. Tinggal ada order atau tidak, di situ yang penting,” bebernya.

Suardita yang memiliki outlet di Singapadu, Gianyar, mengaku usaha kerajinan perak yang digarapnya merupakan rintisan generasi pertama. Dikerjakan secara bersama-sama ( team work).

“Ayah saya penjahit. Saya yang merintis Suardita Silver,” katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00