KPU Demak Rilis DPT, Bawaslu Demak Minta Soft Copy

KBRN, Semarang : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Demak tetapkan 852.886 Daftar Pemilih Tetap (DPT) di pemilihan bupati 9 Desember 2020. Namun, upaya mendata pemilih tambahan terus dilakukan untuk mengantisipasi warga berusia 17 tahun menjelang pencoblosan.

Komisioner KPU Kabupaten Demak Komisioner KPU Kabupaten Demak Nur Hidayah mengatakan, DPT Pilkada Kabupaten Demak tahun 2020 terdiri dari 426.393 laki-laki dan 426.493 wanita. Penetapan DPT dilakukan melalui proses transparan, akurat dan kompherensif.

“Sebelum kami tetapkan sebelumnya kami juga lakukan uji publik hingga ke tingkat TPS,” kata Hidayah, Senin (19/10/2020).

Dijelaskan, ketika rapat pleno penetapan DPT dihadiri masing-masing tim pasangan calon (paslon) bupati wakil bupati. Bahkan, para tim paslon dilibatkan mulai dari penetapan daftar pemilih sementara (DPS).

“Tim paslon memberi apresiasi pelaksanaan tahapan DPT mulai pencocokan dan penelitian (coklit), penetapan DPS,” imbuhnya.

Meski telah menetapkan DPT, Hidayah terus melakukan pendataan kemungkinan adanya pemilih baru menjelang pencoblosan. Kemungkinan tersebut berdasarkan Undang-undang nomor 10 tahun 2016.

“Kami masih melakukan pendataan bagi calon pemilih yang akan berusia 17 tahun menjelang pencoblosan pada 9 Desember 2020. Bagi pemilih baru tersebut, dapat ikut mencoblos atau ikut pemilu dengan membawa E KTP ke TPS pukul 12.00-13.00 WIB,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kabupaten Demak Khoirul Saleh meminta data soft copy DPT yang telah dikeluarkan KPU Kabupaten Demak. Soft Copy tersebut dikatakan, untuk pengecekan dilapangan.

“Kami sebelumnya menemukan 7.178 calon pemilih berpotensi ganda. Belum yang datanya tidak valid maupun belum berusia 17 tahun. Nah dengan ditetapkannya DPT kami menunggu salinan copyannya. Apakah masih ada yang tidak memenuhi syarat (DPT),” kata Saleh.

Dikatakan, sampai saat ini belum dapat melakukan pengecekan DPT yang telah ditetapkan KPU Kabupaten Demak lantaran belum menerima copy salinannya. Namun ketika menemukan calon pemilih bermasalah, dari KPU Kabupaten Demak telah komitmen untuk memperbaiki.

“Kita masih menunggu salinan DPT dari KPU (Demak) untuk mengetahui temuan kemarin sudah diperbaiki apa belum,” jelasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00