Hartopo Prihatin Kejahatan Dilakukan Anak Dibawah Umur

KBRN, Kudus : Kasus pembegalan yang terjadi di Taman Bumi Wangi, tepatnya di Desa / Kecamatan Jekulo dengan pelakunya sebagian anak dibawah umur, membuat Bupati Kudus HM Hartopo ikut prihatin. Kasus – kasus kriminal yang dilakukan oleh anak – anak dibawah umur ini tidak lepas dari peran masing – masing orang tua dalam mengawasi pergaulan anak – anaknya.

Orang tua kata dia, harus selalu memonitor baik pergaulannya maupun pendidikannya. Jangan sampai anak dibiarkan tanpa orang tua mengetahuinya hingga menjadi liar. Orang tua juga harus tahu kondisi anak. Anak – anak ini berada dilingkungan apa, punya tujuan apa dan bagaimana, orang tua harus tahu.

“Orang tua harus mengetahui keberadaan anak dan pergaulannya serta pendidikannya. Jangan sampai dibiarkan hingga menjadi liar dan bergaul dilingkungan yang salah. Maka dengan begitu, bila orang tua tahu kondisi anak maka orang tua bisa mengendalikan anak – anaknya agar tidak menjadi liar,” kata Hartopo, Sabtu (22/1/2022).

Harapannya, kasus – kasus kriminal yang dilakukan oleh anak dibawah umur jangan sampai terjadi lagi seperti peristiwa di Taman Bumi Wangi beberapa waktu lalu. Orang tua mempunyai peran penting dalam membentuk karakter anak.        

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Kamis (6/1/2022) dinihari enam pelaku yang rata – rata anak dibawah umur usai minum – minuman keras melakukan pembegalan terhadap korban di Taman Bumi Wangi Jekulo, Kudus. Dalam kasus tersebut, salah satu pelaku menebas telapak tangan kiri korbannya hingga putus.

Para pelaku yang tergolong sadis ini ingin menguasai HP dan motor korban. Namun karena korban melawan, akhirnya satu pelaku menebas telapak tangan kiri korbannya hingga putus. Empat dari enam pelaku berhasil ditangkap polisi dan dua lainnya hingga kini masih buron. Ironisnya, pelaku yang menebas telapak tangan kiri korbannya masih duduk dibangku kelas 1 SMP. Dan kini masih dicari polisi. (RK)   

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar