Gara-gara Jual Pil Koplo, Robby Ditangkap Polisi

KBRN, Kendal : Satresnarkoba Polres Kendal menangkap pemuda bernama Robby Hidayat, karena mengedarkan pil koplo ke sejumlah remaja. Tersangka ditangkap di kediamannya di Gang Taat Kota Kendal, Jumat (21/1/2022). 

Kasat Narkoba Polres Kendal, AKP Agus Riyanto mengatakan, penangkapan Robby berawal dari penangkap Nuryanto alias Blodok yang mengaku membeli pil warna kuning sebanyak 2 paket dari Robby.  Blodok mengaku membeli 2 paket berisi 14 butir pil seharga Rp 20.000 dari Robby.

"Dari keterangan Blodok inilah kemudian Robby Hidayat ditangkap di rumahnya dan mengaku telah menjual pil kepada Nuryanto alias Blodok," jelasnya.

Dalam penggeledahan di rimah Robby ditemukan 18 paket masing-masing berisi 7 butir pil warna kuning terbungkus klip plastik didalam bekas bungkus rokok. Selain itu ada 5 paket berisi masing-masing 9 butir pil warna putih berlogo Y terbungkus klip plastik didalam bekas bungkus rokok yang disimpan dilantai dalam kamar sebelah kasur.

"Robby mengakui semua barang bukti yang ditemukan petugas saat penggeledahan di kamarnya adalah miliknya. Dari pengakuannya selain menjual pil kepada Blodok  juga menjual kepada  Galang Rizqi Hadi Prasetya, Pelut dan Deni," katanya.

Robby mengaku sudah  menjual kurang lebih 5 paket ke temannya. Satu paket berisi 7 butir pil seharga Rp 10.000. Ia membeli pil warna kuning dan pil warna putih dari seorang laki-laki yang diketahui bernama Gentho sebanyak  1 plastik berisi 100  butir pil warna kuning dengan harga Rp 120.000 dan 1 plastik berisi 100 butir pil warna putih berlogo Y dengan harga Rp 180.000. 

"Tersangka mengakui semua perbutannya dan mengaku bersalah, barang bukti diamankan untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut," ujarnya.

Tersangka dijerat dengan pasal 196 Undang-Undang RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan yakni dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar dan atau persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan dan mutu.

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar