Mengaku Pegawai Dinsos, Residivis Tipu Warga Lereng Merapi

KBRN, Magelang : Mengaku sebagai pegawai Dinas Sosial Kabupaten Magelang, AM (50) warga Desa Bumirejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang melakukan penipuan dengan memperdaya korbannya menawarkan suatu pekerjaan.

“Tersangka, AM ini menawarkan pekerjaan kepada korban SWI (18) warga Srumbung, Kabupaten Magelang  menjadi karyawan bagian pengepakan masker. Dalam menjalankan aksinya tersangka meminta barang-barang milik korban dengan alasan sebagai jaminan pekerjaan,”kata Wakapolres Magelang Kompol Aron Sebastian, Sabtu (15/1/2022).

Aron mengatakan, kejadian tersebut  terjadi pada Minggu (2/1) lalu, saat tersangka lewat didepan rumah korban dan bertemu dengan ayah korban. Tersangka mengaku pegawai Dinas Sosial Kabupaten Magelang dan menanyakan apakah ayah korban memiliki anak yang belum bekerja.

Kemudian, tersangka menawarkan pekerjaan kepada korban sebagai tenaga packing masker di rumah dengan gaji Rp 350 ribu per minggunya.

Menurutnya, karena korban berminat, kemudian tersangka kemudian menyuruh ayah korban untuk mengambil brosur di Kantor Pos Tempel, Kabupaten Sleman. Saat ayah korban pergi tersebut, tersangka meminta telepon seluler milik korban dengan alasan sebagai syarat jaminan nomor telepon yang dapat dihubungi.

“Selain itu, tersangka yang juga seorang residivis dalam kasus yang sama juga meminta kalung emas milik korban dengan alasan sebagai jaminan kalau korban belum pernah bekerja di luar negeri. Dan, tersangka  juga meminta handy talky (HT) milik ayah  korban,” kata Aron.

Ia menambahkan, selang beberapa saat  tersangka  menyuruh korban untuk memberesi rumah,  karena sore harinya  ada barang-barang berupa  masker akan datang di rumah tersangka. Seketika itu pula tetsangka pergi dari rumah korban," katanya.

Selang 30 menit, ayah korban datang dari Kantor Pos Tempel dan mencari keberadaan tersangka karena di kantor pos tidak menemukan brosur yang dimaksud tersangka.

"Korban beserta ayah dan ibunya sadar telah menjadi korban penipuan dan berusaha mencari tersangka namun tidak ketemu," katanya.

Atas kejadian tersebut, korban menderita kerugian sekitar Rp 9.000.000 dan melaporkan kejadian ke Polsek Srumbung.

Aron mengatakan,  setelah mendapat laporan dari korban, Tim Resmob Satreskrim Polres Magelang dan Unit Reskrim Polsek Srumbung melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi pelaku.

“Setelah dilakukan penyelidikan, tersangka berhasil ditangkap di salah satu hotel di Kota Magelang, pada 12Januari kemarin,” imbuhnya.

AM sendiri merupakan seorang residivis dalam kasus yang sama di tahun 2017 lalu dan melakukan penipuan di wilayah Kabupaten Sleman, DIY dan pernah dipenjara selama 1,5 tahun.

Atas perbuatannya, tersangka AM terancam hukuman penjara maksimal empat tahun penjara karena, melanggar pasal 378 KUHP. Dyas

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar